Gubernur Longki minta FKBU tingkatkan harmonisasi antaragama

id GUBERNUR SULTENG,FKUB,PEMPROV SULTENG,LINTAS AGAMA

Gubernur Longki minta FKBU tingkatkan harmonisasi antaragama

Gubernur Sulteng Longki Djanggola menyampaikan sambutan pada pembukaan rapat kerja FKUB Sulteng. (ANTARA/Muhammad Hajiji)

Ini penting, karena keberhasilan pembangunan bukan hanya tanggung jawab kepala daerah bersama perangkatnya, akan tetapi sebagai karya semua elemen dan komponen masyarakat termasuk tokoh-tokoh agama dan FKUB
Palu (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Longki Djanggola meminta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) se-Sulteng untuk meningkatkan harmonisasi antaragama, yang berdampak pada pencapaian bersama target pembangunan daerah dan nasional.

"Ini penting, karena keberhasilan pembangunan bukan hanya tanggung jawab kepala daerah bersama perangkatnya, akan tetapi sebagai karya semua elemen dan komponen masyarakat termasuk tokoh-tokoh agama dan FKUB," ucap Longki Djanggola, di Palu, Sabtu.

Gubernur Sultebf mengajak semua pihak untuk terus berupaya mengisi pembangunan daerah sesuai tuntutan kebutuhan yang diharapkan masyarakat, yang bersandar pada nilai-nilai demokrasi, kultur bangsa Indonesia.

Denagn begitu, kata dia, kerukunan umat beragama yang dibangun selama ini, dapat memberikan pencerahan, dan tidak memicu dan mengarah pada pertikaian, permusuhan, dengki amarah yang dapat mengganggu kinerja kita semua.

"Lebih jauh lagi tidak mengarah pada pelemahan persatuan dan kesatuan kita sesama warga Indonesia dalam bingkai NKRI," ujarnya.

Baca juga: FKUB Indonesia : Sulteng provinsi yang rukun
Baca juga: Polda Sulteng melibatkan FKUB tangkal radikalisme
Baca juga: FKUB: Presiden perlu perkuat pemahaman keagamaan untuk indosesia damai


Karena itu, melalui FKUB, Gubernur Sulteng mengajak kebersamaan seluruh umat beragama di daerah ini, untuk terus membangun keharmonisan umat beragama dan mempertahankan citra yang positif Sulteng.

Dia  juga mengajak lewat forum tersebut semua elemen tokoh memberikan kontribusi nyata dalam membangun kehidupan berbangsa, bernegara, bermasyarakat secara paripurna.
Ketua Umum Asosiasi FKUB Indonesia Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet memasang pin FKUB kepada Gubernur Sulteng Longki Djanggola dan Ketua FKUB Sulteng, Prof Dr KH Zainal Abidin MAg (ANTARA/Muhammad Hajiji)


Dengan demikian, keharmonisan, kedamaian dan sikap demokrasi dalam kehidupan bermasyarakat merupakan keharusan untuk mendukung program-program percepatan pembangunan.

"Hal ini harus dengan selalu menciptakan tri kerukunan, kerukunan intern umat beragama, kerukunan antarumat beragama dan kerukunan umat beragama dengan pemerintah," ujarnya.

Gubernur Sulteng membuka rapat kerja FKUB se-Sulawesi Tengah berlangsung di Palu, dengan tema "Memantapkan kerukunan umat beragama untuk Sulteng yang damai". Rapat kerja FKUB digelar pada tanggal 22 - 24 November 2019, dihadiri langsung oleh Ketua Umum Asosiasi FKUB Indonesia Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet, Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama Kementerian Agama RI, Nifasri.
Pewarta :
Uploader : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar