Bawaslu: Anggota Panwas harus memiliki integritas sebagai penyelenggara Pemilu

id Bawaslu, Panwas, Parigi moutong

Bawaslu: Anggota Panwas harus memiliki integritas sebagai penyelenggara Pemilu

Salah seorang calon anggota Panwaslu menyerahkan berkas pendaftarannya kepada panitia untuk di verifikasi di Kantor Bawaslu Parigi Moutong, Selasa (3/12/2019). (ANTARA/Moh Ridwan)

Parigi (ANTARA) - Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah mengatakan anggota Panitia Pengawas Kecamatan harus memiliki integritas dalam menjalankan tugas mengawasi setiap tahapan Pemilu.

Ketua Bawaslu Parigi Moutong Muchlis Aswad, di Parigi, Selasa mengatakan bahwa Panwas merupakan perpanjangan tangan Bawaslu di tingkat kecamatan melakukan pengawasan dan penanganan pelanggaran, oleh karena itu maka pola perekrutan anggota Panwas yang dipersiapkan untuk pengawasan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sulteng tahun 2020 dilaksanakan secara profesional seuai aturan dan perundang-undangan.

"Sebagaimana arahan Bawaslu Republik Indonesia, perekrutan anggota Panwas kali ini lebih ketat serta selektif dan mereka yang dinyatakan lolos mengacu pada nilai hasil ujian," ungkap Aswad. 

Dia menjelaskan, tahapan pengawasan Pilkada yang sedang dilakukan Bawaslu saat ini yakni perekrutan Panwas sebagai perpanjangan tangan Bawaslu di tingkat kecamatan.

Sebagaimana jadwal yang telah disusun, perekrutan saat ini telah memasuki masa akhir perekrutan secara serentak, namun jika kuota masing-masing kecamatan belum terpenuhi dimungkinkan ada penambahan waktu pendaftaran.

"Masing-masing kecamatan memiliki kuota dua kali masa kebutuhan dalam artian Bawaslu harus mampu menjaring enam orang, tiga ditetapkan sebagai anggota sedangkan tiga lainnya disiapkan untuk pengganti antar waktu jika sewaktu-waktu ada anggota Panwas mengundurkan diri," jelas Aswad.

Dia memaparkan, perekrutan anggota Panwas kali ini memiliki perbedaan yang sigifikan, dimana tahapan sebelumnya hanya ujian tulis dan wawancara kini dirubah menggunakan sistem 'Computer Assisted Tes' (CAT) atau menggunakan sistem dalam jaringan yang terkoneksi dengan 'cerver' Bawaslu pusat sehingga halis tes tersebut langsung terlihat oleh peserta.

Di sesi tes wawancara, penguji dan peserta akan didokumentasikan dalam bentuk rekama video yang selanjutnya hasil rekaman tersebut akan dikirim ke Bawaslu RI untuk dijadikan bukti pelaksanaan tahapan tes.

"Tidak ada ruang untuk bermain-main soal perekrutan ini, semua terkontrol oleh Bawaslu RI. Tahapan tes berlangsung selama lima hari mulai tanggal 13-17 Desember 2019," ucapnya.

Dia memanbahkan, setelah tahapan tes selesai selanjutnya masuk pada tahapan tanggapan masyarakat sebelum dilakukan penetapan.

"Berdasarkan masing-masing kebutuhan kecamatan maka Bawaslu Parigi Moutong akan menetapkan sebanyak 69 anggota Panwas yang bekerja selama 12 bulan mengawal proses pelaksanaan Pilkada serentak tahun depan," tutur Aswad.
Pewarta :
Editor : Muhammad Hajiji
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar