Pejabat : EU harus tambah dana untuk pengungsi Suriah di Turki

id Uni Eropa,dana pengungsi Suriah,Turki

Pejabat : EU harus tambah dana untuk pengungsi Suriah di Turki

Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu (tengah) berfoto dengan para pemimpin Uni Eropa dalam pertemuan Uni Eropa-Turki di Brussels, saat Uni Eropa menolong Ankara untuk membatasi masuknya pengungsi dan migran ke Eropa, Senin (7/3/16). (REUTERS/Yves Herman )

Aliran dana harus dipercepat dan jumlahnya harus dinaikkan
Istanbul (ANTARA) - Uni Eropa harus mengucurkan lebih dari 6 miliar euro (sekitar Rp 93,3 triliun), dana alokasi untuk pengungsi Suriah di Turki, dan mempercepat aliran dana tersebut, menurut Direktur Urusan Uni Eropa Kementerian Luar Negeri Turki, Sabtu.

Dana Uni Eropa mendukung hampir 3,5 juta pengungsi Suriah di Turki, setelah perang selama lebih dari delapan tahun di Suriah menelan ratusan ribu nyawa dan menyebabkan jutaan orang mengungsi. Pada gilirannya Turki sepakat untuk menghentikan migrasi selanjutnya ke Eropa.

"Aliran dana harus dipercepat dan jumlahnya harus dinaikkan," kata Faruk Kaymakci, Wakil Menteri Luar Negeri Turki.

"Selama krisis melanda kita harus bekerja sama. Dana 6 miliar euro (sekitar Rp 93,3 triliun) tidak akan mengatasi masalah ketika akhirnya semua dihabiskan," kata Kaymakci kepada awak media di Istanbul.

Uni Eropa, yang menyiapkan dana pada 2015, menyebutkan lebih dari 5,6 miliar euro (sekitar Rp 87 triliun) telah dialokasikan, lebih dari 3,5 miliar euro (sekitar Rp 54,43 triliun) dikontrak dan lebih dari 2,4 miliar euro (sekiat Rp 37,32 triliun) dicairkan.

Kaymakci mengatakan menampung pengungsi menghabiskan total sekitar 40 miliar dolar AS di Turki.

Sumber: Reuters
Pewarta :
Uploader : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar