Polisi tembak maling spesialis pembobol kaca mobil di Palu

id Polisi, tembak, maling

Polisi tembak maling spesialis pembobol kaca mobil di Palu

Kasubbid Penmas Kompol Sugeng Lestari (kanan) bersama Kasubdit III Ditreskrimum Kompol Lexy Gagola (kiri) serta dua terduga pelaku dibelakang di Mapolda Sulteng, dalam jumpa pers, di Palu, Selasa (7/1/2020).ANTARA/Sulapto Sali.

Pelaku berinisial IK dan AS yang berdomisili Palu Barat, terpaksa dilumpuhkan karena hendak melarikan diri saat ditangkap Senin (6/1/2020) malam
Palu (ANTARA) - Kepolisian Polda Sulawesi Tengah menambak dua terduga maling spesialis pembobol kaca mobil yang sering bereaksi di wilayah Kota Palu.

"Pelaku berinisial IK dan AS yang berdomisili Palu Barat, terpaksa dilumpuhkan karena hendak melarikan diri saat ditangkap Senin (6/1/2020) malam," kata Kabid Humas Polda Sulteng, melalui Kasubbid Penmas Kompol Sugeng Lestari, di Mapolda Sulteng, dalam jumpa pers, di Palu, Selasa. 

Sugeng katakan, penangkapan kedua terduga pelaku berawal terjadinya tindak pidana pencurian  di Jalan Diponegoro Kota Palu, terhadap satu unit mobil Inova putih nomor polisi DN.1988.AR, dengan modus memecah kaca.

Mobil tersebut, kata Sugeng merupakan milik anggota Ditpamobvit Polda Sulteng yang juga ajudan Bupati Parigi Moutong.

"Setelah melakukan olah TKP, mengumpulkan informasi dan petunjuk digital, tim akhirnya mengetahui keberadaan kedua terduga pelaku di salah satu asrama mahasiswa wilayah Palu Barat," katanya.

Dijelasnya, kedua pelaku tersebut bersembunyi di dalam asrama Mahasiswa itu dan sempat mencoba kabur saat ditangkap dengan loncat dari lantai dua.

Akan tetapi kata dia, petugas yang sudah siaga dengan sigap berhasil melumpuhkan pelaku yang sebelumnya telah diberikan tembakan peringatan.

Sugeng mengatakan, dalam kejadian itu kedua pelaku berhasil membawa kabur satu buah tas yang berisi uang tunai Rp 1 juta, buku tabungan dan satu pucuk senpi revolver serta amunisinya," katanya.

Kemudian ujar Sugeng, dari keterangan kedua terduga pelaku, diketahui sudah tiga kali melakukan pencurian dengan modus sama di wilayah Kota Palu, di Jalan Dewi Sartika, Jalan Bantilan dan Jalan Diponegoro.

"Barang bukti yang diamankan satu pucuk senpi revolver S&W lengkap dengan lima butir amunisi, satu buah laptop Asus, dua buah HP Nokia, satu obeng dan satu unit Honda Revo," katanya.

Sugeng katakan, kedua terduga pelaku dijerat pasal 363 KUH Pidana dengan ancaman lima tahun penjara.

Sugeng juga menghimbau masyarakat Sulawesi Tengah untuk tidak meninggalkan tas dan barang berharga di dalam mobil, menginggat aksi kejahatan bisa terjadi setiap saat seperti yang dilakukan pelaku.***
Pewarta :
Editor : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar