Bupati Parigi Moutong minta bank tak persulit petani peroleh KUR Tani

id KUR tani, petani, parigi moutong

Bupati Parigi Moutong minta bank tak persulit petani peroleh KUR  Tani

Bupati Kabupaten Parigi Moutong, Samsurizal Tombolotutu. ANTARA/Moh Ridwan

Tahun 2020 Parigi Moutong mendapat kucuran dana KUR bantuan Kementerian Pertanian sebesar Rp200 miliar, oleh karena itu perbankan harus memberikan akses yang mudah kepada petani agar mereka bisa menikmati dana itu secepatnya
Palu (ANTARA) - Bupati Parigi Moutong, Sulawesi Tengah Samsurizal Tombolotutu meminta perbankan sebagai mitra pemerintah tidak mempersulit petani memperoleh dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) Tani.

"Tahun 2020 Parigi Moutong mendapat kucuran dana KUR bantuan Kementerian Pertanian sebesar Rp200 miliar, oleh karena itu perbankan harus memberikan akses yang mudah kepada petani agar mereka bisa menikmati dana itu secepatnya," ujar Samsurizal di Parigi, Selasa.

KUR Tani merupakan program Kementerian Pertanian yang bekerja sama dengan perbankan BUMN guna memberikan sarana permodalan kepada petani sebagai bentuk kontribusi perseroan dalam menumbuhkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut bupati, pinjaman modal dalam bentuk kredit usaha yang ada pada perbankan sulit diperoleh para petani di daerahnya, karena berbagai persyaratan administrasi yang harus dipenuhi calon debitur berdasarkan kebijakan perbankan.

Melalui bantuan KUR kementerian Pertanian, dia berharap kesulitan petani memperoleh pinjaman permodalan tidak lagi terulang dan pihak perbankan wajib melayani dan memberikan akses kemudahan bagi calon nasabah untuk mendapatkan dana tersebut.

"Perbankan dan pemerintah daerah perlu bersinergi agar kesulitan-kesulitan dihadapi masyarakat khsusnya petani bisa teratasi sehingga tidak ada lagi keluhan masyarakat sulit memperoleh KUR tani," katanya.

KUR Tani, paparnya, sebuah program yang menyasar sektor pertanian untuk kepentingan pengembangan usaha maupun peningkatan produksi dan produktivitas pertanian, selain itu sebagai pintu masuk mengurai mata rantai permainan tengkulak yang dianggap mengikat leher petani, karena belum melakukan kegiatan produksi, petani sudah dibebankan utang.

Dana KUR sudah menjadi kebutuhan petani, salah satunya untuk kepentingan biaya produksi agar komoditas yang dikembangkan bisa mencapai hasil maksimal sehingga berdampak baik terhadap nilai jual suatu produk.

"Saya kira apa yang telah diberikan pemerintah pusat sangat membantu kelangsungan kegiatan pertanian di Parigi Moutong dan kami juga bertekat menjadikan Parigi Moutong sebagai lumbung logistik nasional guna mendukung kebutuhan pangan di Ibu Kota negara yang baru nanti," kata Samsurizal berharap.

Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Kantor Wilayah Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu menyatakan bahwa tahun ini pemerintah akan menurunkan suku bunga KUR dari tujuh persen menjadi enam persen.

Baca juga: Parigi Moutong tertinggi penyaluran KUR di Sulteng
Baca juga: Kementan: Realisasi Kredit Usaha Rakyat peternakan 2019 capai Rp3,42 triliun
Pewarta :
Uploader : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar