BPPT sedang kembangkan sistem aplikasi monitoring SPKLU

id Spklu,Kendaran listrik,mobil listrik

BPPT sedang kembangkan sistem aplikasi monitoring SPKLU

Ilustrasi - General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah-Daerah Istimewa Yogyakarta Feby Joko Priharto (memegang nosel) mengisi ulang daya kendaraan listrik melalui Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Kota Semarang, Jawa Tengah. (ANTARA/Wisnu Adhi)

BPPT mengembangkan sistem aplikasi monitoring SPKLU yang mengintegrasikan pemantauan berbagai SPKLU yang dikelola oleh suatu institusi dalam satu control system, dan dapat dikombinasikan dengan sistem pemantauan pasokan daya listrik ke dalam jaringan
Jakarta (ANTARA) - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sedang mengembangkan sistem aplikasi monitoring atau pemantauan stasiun pengisian kendaraan listrik Umum (SPKLU) untuk mendukung pengelolaan SPKLU di masa mendatang.

"BPPT mengembangkan sistem aplikasi monitoring SPKLU yang mengintegrasikan pemantauan berbagai SPKLU yang dikelola oleh suatu institusi dalam satu control system, dan dapat dikombinasikan dengan sistem pemantauan pasokan daya listrik ke dalam jaringan listrik," kata Kepala Balai Besar Teknologi Konversi Energi BPPT Mustafa Sarinanto kepada ANTARA, Jakarta, Selasa.

Saat ini BPPT mendorong industri dalam negeri termasuk PT. Len Industri sebagai BUMN agar mampu membuat SPKLU dengan peningkatan TKDN secara bertahap, sehingga diharapkan dalam 2-3 tahun ke depan mampu menghasilkan produk SPKLU dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) di atas 50 persen.

BPPT berharap agar pengadaan SPKLU di dalam negeri senantiasa mengutamakan produk yang dihasilkan industri dalam negeri.

BPPT juga melakukan kajian untuk membangun ekosistem yang kondusif bagi penerapan kendaraan bermotor listrik (KBL) di Indonesia, termasuk dengan melakukan kajian model bisnis yang tepat untuk Indonesia.

PT Len Industri sendiri telah memiliki pengalaman dan knowledge dalam pengembangan inverter maupun konverter yg menjadi salah satu komponen utama SPKLU, sehingga diharapkan dapat secara signifikan meningkatkan TKDN di masa mendatang.

Sebelumnya, Plt Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sripeni Inten Cahyani menyampaikan bahwa PLN siap mendukung era kendaraan listrik dengan menyiapkan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Perusahaan Listrik Negara berencana menambah 10 kali lipat jumlah stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) pada 2020, sekitar 200 SPKLU di 10 kota.

PLN telah melengkapi sejumlah infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 4 kota yakni Tangerang, Bali Selatan, Jakarta dan Bandung.*

Baca juga: Mengisi baterai kendaraan listrik di SPLU milik BPPT masih gratis
Baca juga: BPPT tawarkan inovasi BioPeat untuk mencegah karhutla di lahan gambut
Baca juga: BPPT luncurkan cangkang kapsul rumput laut untuk mengurangi impor gelatin
Pewarta :
Uploader : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar