Polisi kantongi indentitas pelaku kekerasan seksual anak dengan modus ahensi

id ahensi artia figuran

Polisi kantongi indentitas pelaku kekerasan seksual anak dengan modus ahensi

Korban memjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Barar, Rabu (22/1/2020) (ANTARA/HO-Polres Metro Jakarta Barat)

Saat ini kami sudah mengantongi identitas pelaku yang mengaku sebagai ahensi figuran sinetron dan tim kami sudah bergerak untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku
Jakarta (ANTARA) - Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat tekah mengantongi identitas seseoramg diduga sebagai pelaku kekerasan seksual terhadap remaja berusia 13 tahun bermodus rekruter ahensi.

Pelaku menjanjikan korbannya mendapatkan peran di sebuah sinetron dan kontrak menjadi model hanya untuk memperdayai si korban yang masih lugu.

"Saat ini kami sudah mengantongi identitas pelaku yang mengaku sebagai ahensi figuran sinetron dan tim kami sudah bergerak untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Komisaris Polisi Teuku Arsya di Jakarta, Kamis.

Arsya mengatakan saat ini korban telah melaporkan kejadian tersebut dan dilakukan pemeriksaan intensif terhadapnya.

Menurut keterangan korban, dia sudah dua kali mengalami kekerasan seksual oleh pelaku. Pelaku mengajak si korban janjian di sebuah hotel di kawasan Tanjung Duren Jakarta Barat.

"korban diperdayai sehingga disetubuhi oleh pelaku," ujar Arsya. Setelahnya, terjadi tindak kekerasan seksual antara korban dan pelaku kejahatan seksual tersebut.

Baca juga: KPAI: Pelaku pencabulan anak harus diberi dihukum setimpal
Baca juga: Babinsa Koramil 08/MJ gagalkan penculikan seorang anak di Medan


 
Pewarta :
Uploader : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar