Gubernur ingin wisata alam bisa menarik wisatawan ke Sulteng

id Wisata, BKSDA, Sulteng

Gubernur ingin wisata alam bisa menarik wisatawan ke Sulteng

Guebrnur Sulteng Longki Djanggola (Foto dok./Muhammad Ridwan)

Palu (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola berkeinginan taman wisata alam yang dikelola Badan Konservasi Sumber Daya Alam bisa menarik wisatawan domestik maupun mancanegara ke provinsi itu.

"Tentu ini menjadi tugas Badan Konservasi Sumber Daya Alam di bawah naungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bagaimana ikut membantu pemerintah daerah mengembangkan destinasi wisata agar turis-turis berminat berkunjung ke daerah ini," kata Longki usai meresmikan gedung baru kantor BKSDA Sulteng, Selasa.

Pascabencana gempa, tsunami dan likuefaksi yang melanda tiga wilayah terparah di Sulteng yakni Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala, kata Longki, pemerintah provinsi itu terus berupaya meningkatkan kunjungan wisatawan melalui berbagai program dan kegiatan promosi.

Gubernur menyebutkan salah satu objek wisata Air terjun Wera di Kabupaten Sigi sangat potensial dikembangkan menjadi destinasi wisata meskipun kawasan itu masuk dalam pengawasan BKSDA, tetapi paling tidak dapat mendukung sektor pariwisata daerah ini.

BKSDA sebagai instansi vertikal di bawah naungan Kementerian LHK yang bertugas mengelola kawasan konservasi hutan suaka alam, suaka margasatwa, cagar alam hingga taman wisata alam dan taman burung memiliki keterkaitan kerja dengan pemerintah daerah setempat dalam hal mengawasi aktivitas penyelundupan satwa dilindungi dan sebagainnya.

"Taman wisata alam Wera saat ini sudah mulai dikembangkan termasuk sebagai sarana edukasi bagi masyarakat," ujar Longki.

Kepala BKSDA Sulteng Hasmuni Hasmar mengatakan provinsi ini terdapat 18 kawasan konservasi yang menjadi wilayah kerjanya terbagi atas delapan kawasan cagar alam, enam kawasan suaka margasatwa, tiga kawasan taman wisata alam dan satu taman burung yang di sejumlah kabupaten.

Menurut dia, dari 18 kawasan konservasi hanya kawasan taman wisata alam yang bisa dikembangkan menjadi objek wisata berdasarkan perundang-undangan, sementara sisanya hanya boleh dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

"Taman wisata alam yang dikelola BKSDA saat ini hanya objek wisata air terjun Wera di Kabupaten Sigi, Bancea dan  Pulau Tokobae di Kabupaten Morowali Utara," ungkap Hasmar.
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar