Anwar Hafid - Pasha positif berpasangan di pilgub Sulteng

id Pilkada sulteng,Anwar Pasha,Pasha Ungu

Anwar Hafid - Pasha positif berpasangan di pilgub Sulteng

Anwar Hafid bergenggaman tangan dengan Sigit Purnomo Said (Pasha) saat keduanya bertemu di Jakarta belum lama ini. (Dok. Iqbal A Magga)

Sudah terbentuk 72 posko Berkah se Sulteng untuk memenangkan Anwar Hafid - Pasha
Palu (ANTARA) - Tim pemenangan bakal calon gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, memastikan mantan bupati Morowali dua periode itu akan berpasangan dengan Sigit Purnomo Said atau Pasha Ungu pada pilkada serentak 2020.

"Sudah positif dengan Pasha," kata Iqbal Andi Magga, juru bicara tim pemenangan Anwar Hafid di Palu, Senin.

Iqbal mengatakan meskipun keduanya belum mengantongi rekomendasi dari partai politik pengusung, namun kata dia, rekomendasi dalam proses baik dari Partai  Demokrat maupun Partai Amanat Nasional.

"Tapi sudah final. Kira-kira dua minggu lalu di Jakarta," kata Iqbal.

Untuk meyakinkan bahwa anggota DPR RI dan Wakil Wali Kota Palu itu sudah bertemu dan bersepakat untuk berpasangan pada pilkada 2020, Iqbal memperlihatkan sejumlah dokumen berupa foto pertemuan Anwar Hafid dengan Pasha di sebuah tempat di Jakarta.

"Bisa saya katakan, pasangan ini sudah ideal untuk membangun Sulteng ke depan," katanya.

Iqbal bahkan menyebut pasangan keduanya dengan sebutan pasangan AS (Anwar-Sigit). 

Terkait dukungan partai politik, Iqbal mengatakan kemungkinan ada tujuh partai yang akan berkoalisi mengusung pasangan tersebut untuk memenangkan pilkada 2020.

"Relawan kami sudah bekerja di lapangan dan kita juga sudah sosialisasi di hampir semua daerah," katanya.

Iqbal yang ditunjuk sebagai ketua salah satu tim relawan Berkah (Bersama komando Anwar Hafid) mengatakan timnya telah terbentuk di semua kabupaten/kota di Sulawesi Tengah dan mendapat legalitas berupa surat keputusan yang ditandatangani oleh Anwar Hafid. 

"Sudah terbentuk 72 posko Berkah se Sulteng untuk memenangkan Anwar Hafid - Pasha," katanya.
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar