BI: Ekonomi Morowali tetap stabil meski diterpa isu Virus Corona

id Pasifala ,Pasigala ,Sulteng ,Palu,Sandi ,BI

BI:  Ekonomi Morowali tetap stabil meski diterpa isu Virus Corona

Sejumlah TKA asal Tiongkok mengikuti acara pembukaan POR PT.IMIP di Bahodopi, Kabupaten Morowali, Senin (9/7/2019). ANTARA/HO-humas PT. IMIP

Palu (ANTARA) - Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tengah (Sulteng) Abdul Majid Ikram yakin perputaran roda perekonomian di Kabupaten Morowali tetap stabil, demikian pula dengan iklim investasi meski diterpa kekhawatiran dampak wabah Virus Corona.

"Kemarin kami dapat info bahwa investasi di perusahaan-perusahaan di Morowali terutama di PT IMIP (Indonesia Morowali Industrial Park) masih tinggi, walaupun ada wait and see oleh para investor selama isu virus corona,"katanya di Palu, Jumat.

Para investor yang sebagian besar berasal dari China itu, kata dia, telah berinvestasi hingga puluhan miliar dollar AS di perusahaan-perusahaan tambang, terutama nikel, sehingga mereka tidak mungkin menghentikan apalagi menarik modal yang telah mereka tanamkan.

"Hanya gara-gara pasarnya di China tidak terima, padahal mereka sudah investasi lebih 25 miliar dolar AS atau hampir ratusan triliun. Kalau mereka keluar (menarik dan berhenti berinvestasi) hanya karena Virus Corona maka mereka akan sangat rugi," ucapnya.

Menurutnya, ada sisi positif dengan adanya wabah Virus Corona di China, yakni para pekerja dari China yang bekerja di perusahaan-perusahaan nikel di Morowali tidak mungkin akan kembali ke kampung halamannya untuk sementara waktu dan tetap bertahan di perusahaan tempat mereka bekerja.

"Kalau mereka tetap di Morowali, bisa tetap fokus bekerja," ujarnya.

Para investor pengolahan nikel di kawasan industri Morowali sebagian besar mengekspor produk mereka ke China. 

Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar