KPU Parimo mulai rekrut PPS untuk Pilkada Sulteng

id Kpu parimo, seleksi pps, parigi moutong

KPU Parimo mulai rekrut PPS untuk Pilkada Sulteng

Dok, Ketua KPU Parigi Moutong, Abdul Chair. (ANTARA/Moh Ridwan)

Parigi (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Parigi Moutong mulai membuka tahapan perekrutan calon Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk membantu penyelenggaraan pemilihan kepala daerah gubernur dan wakil gubernur tahun 2020.

Ketua KPU Parigi Moutong Abdul Chair, di Parigi, Sabtu mengatakan tahapan di mulai dengan pengumuman perekrutan PPS tanggal 15-17 Februari dan selanjutnya penerimaan berkas pendaftar calon PPS berlangsung selama sepekan.

"Untuk memudahkan akses pendaftar khususnya wilayah  Utara, kami membuka tiga posko penerimaan berkas bertempat di kantor Camat Bolano, kantor Camat Palasa dan kantor Camat Toribulu," ungkap Chair.

Dia memaparkan, posko penerimaan berkas pendaftar calon PPS di kantor Camat Bolano melayani Kecamatan Ongkamalino sampai Kecamatan Moutong. Posko selanjutnya di kantor Camat Palasa melayani Kecamatan Mepanga hingga Tinombo dan posko kantor Camat Toribulu menjangkau Kecamatan Tinombo Selatan sampai Siniu.

Pada perekrutan PPS nanti, KPU menggunakan metode seleksi ujian tertulis dan tes wawancara termasuk membuka ruang tanggapan masyarakat serta klarifikasi.

Selain perekrutan PPS, KPU Parigi Moutong juga saat ini sedang melakukan tahapan lanjutan perekrutan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang hampir memasuki tahap akhir.

"Kami sudah umumkan nama-nama calon PPK hasil seleksi wawancara dan selanjutnya masuk tahap tanggapan masyarakat selama sepekan sekaligus klarifikasi sebelum calon PPK di tetapkan dan dilantik," ungkapnya.

Setiap kecamatan ditetapkan lima PPK yang bertugas membantu KPU menyelenggarakan Pilkada tingkat kecamatan selama sembilan bulan ke depan mulai dari tahapan sosialisasi hingga pemungutan suara.

"Dari 23 kecamatan maka total kebutuhan PPK sebanyak 115 orang dan masing-masing kecamatan, KPU menempatkan lima petugas PPK," demikian Chair.
Pewarta :
Editor : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar