ACT Lampung salurkan 600 paket daging kurban ke 4 lokasi

id ACT Lampung,Berbagi Kurban,idul adha

ACT Lampung pada saat melakukan kegiatan syukuran kurban di Panjang Selatan, Lampung, Senin (12/8/2019) (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Bandarlampung (ANTARA) - Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Lampung menyalurkan sebanyak 600 paket daging kurban kepada masyarakat yang berhak di empat lokasi di provinsi itu.

"Kegiatan ini oleh ACT diadakan setiap tahun, dan tahun ini paket tersebut kami salurkan ke Lampung Selatan di Way Muli satu titik, Bandarlampung dua titik Bakung dan Panjang Selatan, Desa Way Pring, Kabupaten Tanggamus Lampung satu titik," kata Kepala Cabang ACT Lampung Dian Eka Darma Wahyuni, di Bandarlampung, Senin.

Menurutnya, pemilihan lokasi tersebut dikarenakan memang di empat wilayah tersebut masih banyak warga yang prasejahtera dan dianggap pantas untuk mendapatkan paket daging kurban tersebut.

Dian Eka menyebutkan, ACT Lampung memberikan 100 paket daging untuk Desa Way Muli, 200 paket daging di desa Way Pring, dan untuk di Bandarlampung 300 paket dengan setiap paketnya berisi 1 kg daging.

Dia juga mengatakan, bahwa perpanjangan tangan ACT tidak hanya berada di Indonesia saja namun juga berada di 50 negara di dunia, sehingga dana dari para dermawan  yang menyalurkan kurbannya melalui lembaga ini  diharapkan akan mengenai sasarannya.

"Untuk di Lampung kita kebagian memotong hewan kurban sapi sebanyak 6 ekor dan kambing 12 ekor," kata dia.

Kepala Cabang ACT Lampung itu berharap dengan dibagikannya paket dan sedekah kurban ini, dapat membantu dan bermanfaat bagi masyarakat yang mendapatkannya.

Dian Eka pun tidak lupa mengajak masyarakat Lampung yang ingin berbagi dan menyalurkan donasi untuk sesama bisa melalui ACT karena lembaga ini dapat dipercaya dalam penyalurannya.

 Baca juga: ACT dirikan 'Humanity School" bantu pendidikan anak kurang mampu
Baca juga: ACT salurkan 700 paket daging kurban untuk pengungsi di Palu dan Sigi


Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar