Hidayat Nur Wahid: Keberadaan masjid meningkatkan kualitas pesantren

id Hidayat nur Wahid

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid pada acara pengecoran pertama fondasi pembangunan Masjid Baitul Abbas Thalib di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2, Senin (16-9-2019). ANTARA/HO-MPR RI

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid berharap keberadaan masjid dapat meningkatkan kualitas keumatan dan kebangsaan, termasuk kualitas pondok pesantren.

Begitu pula keberadaan Masjid Baitul Abbas Thalib di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2, Sambirejo Mantingan Ngawi, Jawa Timur, kata Hidayat Nur Wahid dalam siaran persnya, Selasa.

Hidayat Nur Wahid menyampaikan hal itu saat acara pengecoran pertama fondasi pembanguman Masjid Baitul Abbas Thalib di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2, Senin (16/9).

Masjid Baitul Abbas Thalib merupakan wakaf dari almarhum Dr. Abbas Muhammad bin Thalib.

Baca juga: Ponpes Gontor rancang ekonomi umat berbasis digital

Mewakili waqif Dr. Abbas Muhammad bin Thalib, Hidayat mengatakan bahwa wakaf ini merupakan kelanjutan amal saleh almarhum Abbas Thalib untuk kepentingan umat, bangsa, dan negara.

"Untuk meningkatkan kualitas keumatan dan kebangsaan, termasuk (kualitas) di pesantren," katanya.

Hidayat mengungkapkan Abbas Muhammad bin Thalib adalah orang kepercayaan tokoh Masyumi Dr. Muhammad Natsir.

Abbas Thalib membangun rumah sakit Islam di Bukittinggi yang sekarang menjadi rumah sakit besar di Bukittinggi.

"Beliau juga diamanahkan Muhammad Natsir untuk melaksanakan program pelayanan kesehatan untuk para kiai dan ustaz," kata Hidayat.

Ia menambahkan bahwa Abbas Thalib wafat pada bulan Syawal (Juni 2019).

"Selama ini almarhum berpihak dan membela kepentingan keumatan. Beliau sangat marah kalau melihat kemungkaran. Tidak rela kondisi umat mundur dan terbelakang," katanya.

Baca juga: Ponpes Gontor Gelar Silahturahmi Nasional

Menjelang akhir hayat, lanjut Hidayat, almarhum Abbas Thalib masih ingin berbuat lebih banyak lagi untuk umat.

Oleh karena itu, dibentuk Yayasan Waqaf Abbas Thalib. Wakaf masjid Baitul Abbas Thalib di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2 sudah mendapat persetujuan dari Pimpinan Pondok Modern Gontor K.H. Hasan Abdullah Sahal dan Badan Wakaf Pondok Modern Darrusalam Gontor.

Hidayat berharap pengasuh dan santri Pondok Modern Darussalam Gontor Putri bisa memakmurkan masjid ini.

"Apalagi, berada di lingkungan pesantren dan akan menjadi pusat Universitas Darussalam maka masjid ini akan menjadi ramai dan makmur untuk kegiatan santri dan para mahasiswi. Keberadaan masjid ini memberi manfaat untuk para santri dan mahasiswi," harapnya.

Baca juga: Gontor Tidak Berorientasi pada Ijazah Formal

Hadir dalam pengecoran pertama pembangunan Masjid Baitul Abbas Thalib ini dr. Diana Abas Thalib (istri Hidayat Nur Wahid yang juga putri dari Dr. Abbas Thalib), Pimpinan Pondok Modern Gontor K.H. Hasan Abdullah Sahal, anggota Badan Wakaf Pondok Modern Darrusalam Gontor K.H. Abdullah Sa'id Baharmus, Lc., Ketua Badan Wakaf Pondok Modern Darrusalam Gontor K.H. Drs. Akrim Mariyat, Dipl. A. Ed., Pengasuh Gontor Putri Kampus 2 H Umar Sa'id Wijaya, M.Pd.

Masjid Baitul Abbas Thalib seluas 1.600 meter dengan dua lantai. Masjid ini akan menampung sebanyak 1.919 santri Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2.

Pewarta : Joko Susilo
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar