Polda Jatim periksa penyanyi Pinkan Mambo kasus "MeMiles"

id polda jatim,memiles,investasi bodong,pinkan mambo

Penyanyi Pinkan Mambo di gedung Ditreskrimsus Polda Jawa Timur di Surabaya untuk diperiksa sebagai saksi kasus investasi ‘MeMiles’, Senin (20/01/2020). (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)

Surabaya (ANTARA) - Kepolisian Daerah Jawa Timur memeriksa penyanyi Pinkan Mambo terkait kasus investasi bodong “MeMiles” yang dijalankan PT Kam and Kam, pada Senin.

"Saat ini dia dimintai keterangan sebagai saksi," ujar Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.

Polisi belum bisa membeberkan secara rinci apakah penyanyi yang pernah tergabung dalam Duo Ratu itu merupakan anggota “MeMiles” atau bukan.

"Pemeriksaan masih berjalan, dia pernah mengisi acara," kata Kepala Subdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Suryono.

Baca juga: Polisi panggil anggota keluarga Cendana pekan depan terkait "MeMiles"

Sebelumnya, dua penyanyi lainnya juga telah menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Polda Jatim, yaitu Eka Deli dan Marcello Tahitoe atau akrab disapa Ello.

Dari pemeriksaan tersebut, Eka Deli sempat menyebut nama-nama selebritis yang pernah bersinggungan dengan “MeMiles”.

13 nama itu didapatkan usai penyidik Polda Jatim memeriksa penyanyi Eka Deli selama 11 jam pada Senin (13/1) yakni AP, SB, MJ, PM, MA, R, TJ, SS, RG, C, dan satu grup band dengan inisial personel D, L dan M.

Dalam kasus ini, Polda Jatim telah menetapkan lima orang tersangka, masing-masing Direktur PT Kam and Kam Kamal Tarachan atau Sanjay, manajer Suhanda, motivator Martini Luisa, ahli IT Prima Hendika, tangan kanan Direktur PT Kam and Kam, Sri Wiwit.

Hingga saat ini, Polda Jatim telah mengumpulkan aset anggota “MeMiles” sebesar Rp124,461 miliar, 18 unit mobil, dua sepeda motor, dan beberapa barang berharga lainnya.

Baca juga: Polisi sita uang Rp2 miliar dari tersangka baru kasus "MeMiles"

Baca juga: Kapolda sebut keterlibatan anggota keluarga Cendana di "MeMiles"

Baca juga: Polda Jatim tetapkan tersangka baru pada kasus "MeMiles"


Pewarta : Fiqih Arfani/Willy Irawan
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar