Pemkot Denpasar sinergi bangun 34 wastafel antisipasi COVID-19

id Pemkot Denpasar, wastafel, Covid-19,penanganan corona,virus corona,corona,covid-19,2019-ncov,novel coronavirus 2019

Pemkot Denpasar sinergi bangun 34 wastafel antisipasi COVID-19. (Antaranews/Komang Suparta/Ist/2020)

Denpasar (ANTARA) - Pemerintah Kota Denpasar, Bali, terus menggalang sinergi lintas-sektoral untuk membangun fasilitas publik, seperti membuat tepat cuci tangan atau wastafel umum dalam menghadapi wabah virus COVID-19.

Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar Dewa Gede Rai Kota Denpasar di Denpasar, Rabu, mengatakan pemkot secara berkelanjutan terus memakismalkan langkah preventif guna mencegah penyebaran virus corona, di antaranya membangun 34 tempat cuci tangan (wastafel) atas kerja sama Pemkot Denpasar dengan pihak swasta melalui dana kepedulian sosial (corporate social responsibility/CSR).

Selain itu, kata dia, terdapat pula bantuan sterilization chambers dari STIKI Bali, cairan disinfektan, bantuan sembako, masker APD, dan susu bagi tenaga medis.

"Dengan menggandeng CSR pihak swasta, kami terus mengoptimalkan pembangunan wastafel di beberapa titik strategis Kota Denpasar, sehingga masyarakat terbiasa menerapkan PHBS dan CTPS," katanya.

Menurut dia, saat ini sudah dibangun puluhan wastafel di beberapa titik strategis di Kota Denpasar, selain yang sudah ada terus dimaksimalkan fungsinya.

"Dengan dibangunnya wastafel tersebut, masyarakat dapat menerapkan pola hidup bersih dan sehat dengan mencuci tangan yang baik dan benar," kata Dewa Rai, seraya berharap agar fasilitas ini dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan masyarakat.

Dewa Rai mengimbau masyarakat utamanya tentang pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dan cuci tangan pakai sabun (CTPS). Untuk mencegah serta mengantisipasi penyebaran virus corona, diperlukan kesadaran masyarakat untuk aktif menerapkan PHBS dan CTPS. Langkah tersebut dapat dimulai dari rumah tangga dan keluarga.

"Mari kita bersama waspada, dengan menerapkan bersama upaya cegah dini dan antisipasi, sehingga penyebaranya dapat diblokir dan diantisipasi," katanya.

Pewarta : I Komang Suparta
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar