Tiga kandidat Deputi Penindakan KPK dari unsur Kepolisian

id DEPUTI PENINDAKAN KPK, SELEKSI, KEPOLISIAN

Logo KPK. ANTARA/Benardy Ferdiansyah

Jakarta (ANTARA) - Tiga kandidat yang akan mengisi jabatan Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berasal dari unsur kepolisian.

"Memasuki tahapan wawancara dan tes kesehatan dalam rangkaian kegiatan rekrutmen dan seleksi untuk pengisian jabatan struktural KPK, Kamis (2/4) telah dilakukan tes kesehatan terhadap kandidat Deputi Penindakan," ucap Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui keterangannya di Jakarta, Jumat.

Tiga kandidat Deputi Penindakan tersebut, yakni Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Brigjen Pol. Karyoto, Kadiklat Reserse Lemdiklat Polri Brigjen Pol. Agus Nugroho, dan Wakapolda Sumatera Selatan Brigjen Pol. Rudi Setiawan.

Baca juga: Koalisi Masyarakat minta proses seleksi Deputi Penindakan KPK diulang

"Selanjutnya, pada hari Jumat, pimpinan KPK melakukan tes uji makalah, presentasi, dan wawancara terhadap calon Deputi Penindakan tersebut," kata Ali.

Sebelumnya, pada hari Kamis (2/4), pimpinan KPK juga telah melakukan tes uji makalah, presentasi, dan wawancara terhadap tiga orang calon Deputi Informasi dan Data (Inda) KPK.

Tiga kandidat tersebut, yaitu Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK Giri Suprapdiono, Spesialis Pengolahan Data dan Informasi Utama KPK Indira Malik, dan Direktur Standarisasi Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Mochamad Hadiyana.

"Para kandidat tersebut sebelumnya telah mengikuti tes uji kompetensi dan asesmen yang dilakukan oleh pihak ketiga yang independen dan profesional," ujar Ali.

Pada saat ini KPK sedang melakukan rekrutmen dan seleksi untuk empat jabatan struktural di KPK, yaitu Deputi Penindakan, Deputi Informasi dan Data , Direktur Penyelidikan, dan Kepala Biro Hukum.

Baca juga: Polri: Pati peserta seleksi Deputi Penindakan KPK anggota terbaik

"Tahapan wawancara untuk seluruh kandidat empat jabatan struktural KPK sesuai dengan jadwal akan berlangsung hingga 7 April 2020," tuturnya.

KPK pun, kata dia, mengajak masyarakat untuk turut mengawal seleksi dan KPK terbuka atas masukan dari masyarakat terkait dengan seleksi tersebut.

"KPK akan memilih kandidat yang memiliki kapasitas dan kapabilitas serta mumpuni untuk masing-masing keempat jabatan struktural tersebut," ucap Ali.

Pewarta : Benardy Ferdiansyah
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar