Menristek : Inovasi bantu UMKM naik kelas

id menristek,umkm,bambang ps brodjonegoro,umkm naik kelas

Menristek : Inovasi bantu UMKM naik kelas

Dokumentasi - Bambang PS Brodjonegoro mengikuti rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma/pd/pri.

Jakarta (ANTARA) - Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang PS Brodjonegoro mengatakan inovasi dan teknologi dapat membantu usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk naik kelas menjadi usaha yang lebih besar.

"Agar UMKM di Indonesia nantinya besar, menjadi pusat naik kelas dari mikro ke kecil, kecil ke menengah itu karena mereka disentuh dengan teknologi baik teknologi produksinya maupun teknologi digital sekarang ini," kata Menristek Bambang dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) 2021, Jakarta, Senin.

Menristek/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang menuturkan UMKM akan sulit bertahan jika tidak terhubung secara digital, apalagi dalam kondisi menghadapi dampak pandemi COVID-19.

UMKM juga akan kesulitan untuk bersaing jika tidak dibantu dari segi teknologi produksinya.

Baca juga: Menristek tugaskan BPPT buat strategi kecerdasan buatan nasional

Baca juga: Menristek: Inovasi diarahkan untuk penguatan UMKM


Dalam acara itu, Menristek menuturkan peran BPPT menjadi krusial untuk bisa melahirkan entrepreneurship dan membesarkan UMKM. Upaya itu dapat dilakukan dengan menciptakan inovasi dan teknologi yang membantu UMKM meningkatkan kapasitas dan efisiensi produksinya.

Dengan inovasi dan teknologi, juga dapat melahirkan lebih banyak pengusaha berbasis teknologi atau start up atau teknopreneur, ujarnya.

"Keberadaan start up penting karena akan membuka lapangan pekerjaan, menghasilkan solusi untuk berbagai masalah yang bisa cepat diselesaikan dengan teknologi, dan ujungnya peningkatan pertumbuhan ekonomi," tambahnya.

Baca juga: Menteri dorong ekosistem inovasi bagi penguasaan teknologi paling maju

Baca juga: Menristek inginkan masyarakat "fanatik" terhadap hasil inovasi lokal

Pewarta : Martha Herlinawati S
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar