Kesembuhan harian di Papua tertinggi mencapai 5.588 orang

id kasus COVID-19, pandemi COVID-19

Kesembuhan harian di Papua tertinggi mencapai 5.588 orang

Petugas menyuntik vaksin ke seorang pelajar di dermaga Kota Jayapura, Papua, Senin (13/9/2021). TNI Angkatan Laut bersama Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menggelar vaksinasi dengan target 10 ribu perhari. ANTARA FOTO/Indrayadi TH/pras.

Jakarta (ANTARA) - Laporan terbaru Kementerian Kesehatan RI menginformasikan angka kesembuhan pasien COVID-19 terbanyak pada Kamis berada di Provinsi Papua mencapai 5.588 orang.

Jumlah tersebut menambah akumulasi pasien sembuh harian di wilayah setempat menjadi 30.556 orang.

Provinsi Jawa Tengah berada di peringkat kedua sebanyak 1.897 orang dengan akumulasi pasien sembuh mencapai 439.452 orang.

Pasien sembuh terbanyak berikutnya berada di Jawa Barat sebanyak 755 orang sehingga terakumulasi menjadi 679.840 orang.

Kemenkes juga melaporkan total penambahan pasien sembuh harian secara nasional mencapai 14.633 pasien dari total 3.968.152 pasien.

Sementara penambahan kasus terkonfirmasi secara nasional sebanyak 3.145 kasus sehingga total sebanyak 4.181.309 kasus.

Penambahan kasus terkonfirmasi paling banyak terjadi di Jawa Barat dengan jumlah 346 kasus, diikuti Jawa Timur sebanyak 335 kasus dan Jawa Tengah sebanyak 293 kasus.

Untuk kasus kematian harian didominasi wilayah Jawa Tengah dengan 42 kasus, diikuti Jawa Timur dengan 30 kasus dan Sumatera Utara sebanyak 25 kasus. Jumlah tersebut menyumbang angka kematian harian tingkat nasional sebanyak 237 kasus sehingga total 139.919 kasus meninggal.

Kasus aktif secara nasional menunjukkan tren penurunan sebanyak 11.725 kasus sehingga total 73.238 kasus. Jumlah spesimen yang diperiksa sebanyak 99.130 spesimen. Untuk kasus suspek sebanyak 354.479 kasus.

Baca juga: BNPB: Angka kesembuhan COVID-19 di Aceh membaik

Baca juga: Kasus aktif menurun 15.996, angka kesembuhan naik 24.758 orang

Baca juga: Kesembuhan harian di Jabar tertinggi mencapai 2.486 orang

 

Pewarta : Andi Firdaus
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar