Komandan Korem 161/WS: TNI AD jangan dikuasai partai politik

id korem 161,tni ad

Dokumentasi aktivitas komandan Korem 161/Wira Sakti, di Pulau Rote, NTT, sebagai pulau terluar Indonesia di sisi selatan. (ANTARA FOTO/Kornelis Kaha)

Kupang, NTT (ANTARA News) - Komandan Korem 161/Wirasakti, Brigadir Jenderal TNI Teguh M Angkasa, mengimbau prajuritnya untuk jangan sampai dikuasai oleh partai politik manapun juga.

"Tahun depan sudah masuk dalam tahun politik oleh karena itu TNI jangan sampai dikuasai oleh partai politik manapun juga," katanya usai menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Juang Kartika dan Dirgahayu TNI AD, di Markas Komando Korem 161/Wira Sakti, di Kupang, Jumat.

Ia menjelaskan saat ini Indonesoa tengah merasakan meningkatkan suhu politik yang dapat mendorong terjadinya perang informasi di seluruh media baik nasional maupun lokal serta media-media sosial.

Komandan berbintang satu tersebut mengatakan ujaran kebencian serta berita-berita hoaks terus mengisi ruang-ruang publik yang berujung pada ketidaknyamanan bahkan dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa.

"Oleh karena itu jangan sampai anggota TNI khususnya di wilayah Korem 161/Wira Sakti terlibat langsung dengan salah satu partai di negara ini," tuturnya.

Mantan wakil komandan Kopassus TNI AD itu mengatakan, jika ia menemukan ada anggotanya yang terlibat langsung dan menjadi pendukung salah satu partai atau pendukung salah satu pasangan calon maka akan langsung diberikan sanksi tegas.

Iapun merasa bahwa tahun politik tahun depan tentunya akan ada pihak-pihak yang berusah untuk menarik institusi maupun personel TNI AD untuk terlibat di dalamnya.

Teguh sendiri mengaku mengapresiasi personel TNI AD, khususnya Korem 161/Wira Sakti yang dalam penyelenggaraan Pilkada 2017 telah memegang teguh komitmen dan menjaga netralitas TNI sehingga pesta demokrasi 2017 berjalan dengan lancar.

Ke sepannya saya tidak akan segan dan ragu untuk memberikan tindakan dan hukuman apabila ada anggota TNI AD yang mencederai amanat reformasi ini," katanya.

Sementara terkait pengamanan Pilkada 2018 nanti ia mengaku Korem 161/Wira Sakti di Kupang tidak menyiapkan jumlah total pasukan untuk pengamanan.

"Namun hingga saat ini kita sudah siap. Sejumlah Intelegen kita juga menyisir 10 kabupaten yang akan mengelar Pilkada 2018. Kita tentu harapkan semuanya berjalan lancar dan aman tentunya dengan bantuan masyarakat juga," kata Angkasa.

Pewarta : Kornelis Kaha
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar