Tim SAR evakuasi korban tenggelam di sungai Serayu

id korban tenggelam,sungai serayu,sar cilacap

ILUSTRASI - Orang Tenggelam (ANTARANews / Andre Angkawijaya)

Banyumas (ANTARA News) - Tim "search and rescue" (SAR) gabungan menemukan dan mengevakuasi jenazah seorang bocah yang tenggelam di Sungai Serayu, kata Koordinator Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pos SAR Cilacap Mulwahyono.

"Korban atas nama Rendo (10) anak dari Pak Yasno, warga Desa Somakaton RT 02 RW 04, Kecamatan Somagede, Banyumas, berhasil ditemukan di sekitar lokasi kejadian pada pukul 08.30 WIB dalam kondisi meninggal dunia," katanya di Banyumas, Jawa Tengah, Minggu.

Setelah dievakuasi dari lokasi penemuan, kata dia, jenazah Rendo langsung dibawa ke rumah duka dan selanjutnya dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat.

Lebih lanjut, Mulwahyono mengatakan peristiwa nahas yang dialami Rendo diketahui terjadi pada hari Sabtu (28/4), sekitar pukul 17.00 WIB.

Saat itu seorang pemancing bernama Adno yang sedang berada di tepi Sungai Serayu melihat kepala seorang anak yang terapung di air.

Adno pun berteriak minta tolong hingga akhirnya datang seorang warga bernama Dirsan ke tempat itu.

Mereka segera mengangkat anak itu dari dalam air dan membawanya ke daratan.

Bocah yang diketahui bernama Sultan Aldo Algandi (7), warga Desa Somakaton RT 04 RW 04, itu dalam keadaan lemas dan masih bisa diselamatkan.

Baca juga: Basarnas: seorang bocah hilang di sungai Serayu-Banjarnegara

Oleh karena di tepi Sungai Serayu itu ditemukan dua buah celana, warga menduga ada korban lain yang belum ditemukan sehingga mereka mencari informasi terkait dengan kemungkinan adanya anak hilang.

Hingga akhirnya, warga mendapatkan informasi jika seorang bocah bernama Rendo (10), anak dari Yasno, warga Desa Somakaton RT 02 RW 04, diketahui tidak ada di rumah dan sedang dicari oleh keluarganya.

Terkait dengan informasi tersebut, warga menduga jika korban lainnya yang belum ditemukan adalah Rendo.

Warga selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke pemerintah desa setempat dan diteruskan ke instansi terkait lainnya.

"Kami yang menerima informasi tersebut dari Koordinator Tagana Banyumas pada hari Sabtu (28/4), pukul 20.00 WIB, segera memberangkatkan satu regu Basarnas Pos SAR Cilacap ke lokasi kejadian untuk menggelar operasi SAR," kata Mulwahyono.

Oleh karena Redo telah ditemukan pada Minggu (29/4) pagi, kata dia, operasi SAR di Sungai Serayu, Desa Somakaton, Kecamatan Somagede, Banyumas, dinyatakan ditutup dan seluruh potensi SAR yang terlibat telah kembali ke pangkalan masing-masing.

Pewarta : Sumarwoto
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar