Paslon 01 : Kesetaraan Bagi Penyandang Disabilitas Sudah Dijalankan, Ini Cek faktanya

id Debat Capres,Bonus Atlet,Asian Games 2018,Asian Para Games 2018

Capres nomor urut 01 Joko Widodo berswafoto bersama pendukungnya saat jeda Debat Pertama Capres & Cawapres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019). Debat tersebut mengangkat tema Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc.


Jakarta (ANTARA/Jacx) - Pasangan Calon nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin dalam debat perdana Pilpres 2019 di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis, mengungkapkan bahwa masa pemerintahannya ramah bagi kaum disabilitas.
    
Joko Widodo (Jokowi) mengklaim nilai bonus yang diberikan pihaknya kepada para atlet yang berlaga dalam turnamen Asian Para Games 2018, jumlahnya setara dengan atlet yang bertanding di Asian Games 2018.

Melansir laman resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga pada Kamis, Menpora Imam Nahrawi dalam konferensi pers di JCC, Senayan, Senin (27/8), memastikan jumlah bonus untuk atlet Asian Para Games sama dengan atlet Asian Games.

Menpora menyampaikan atlet perseorangan peraih emas mendapatkan bonus Rp 1,5 miliar, perak Rp 500 juta, dan perunggu Rp 250 juta. Atlet ganda Peraih emas mendapatkan bonus Rp 1 miliar, perak Rp 400 juta, dan perunggu Rp 200 juta. Atlet beregu Peraih emas mendapatkan bonus Rp 750 juta, perak Rp 300 juta, dan perunggu Rp 150 juta.

Tidak hanya uang, pemerintah juga telah menyiapkan rumah dan bersedia memfasilitasi atlet yang berminat menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Presiden Joko Widodo kemudian secara langsung menyerahkan bonus tersebut kepada para atlet Asian Para Games 2018 pada 13 Oktober 2018, di Istana Bogor.

Cek fakta: Jokowi: Persamaan bonus atlet bentuk kesetaraan disabilitas

 

Pewarta : Tim Jacx
Editor: Panca Hari Prabowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar