Warga Kota Padang keluar rumah saat gempa kembali terjadi

id Gempa susulan,Warga panik akibat gempa,Gempa sumbar

BPBD Solok Selatan mencatat 347 rumah rusak setelah terjadi gempa susulan 5,6 SR di Solok Selatan, Sumbar, Kamis, (28/2/2019) (BNPB)

Padang, 28/2 (ANTARA News) - Warga Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat keluar rumah dan bangunan lainnya saat terjadi gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,1 pada Kamis, sekitar pukul 21.18 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis gempa tersebut tidak berpotensi tsunami dan terjadi sekitar 23 kilometer dari arah tenggara Tua Pejat Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Salah seorang warga Kota Padang, Joko, mengatakan gempa terjadi dalam dua hingga tiga detik dan membuat bangunan di daerah tersebut berguncang hebat.

"Beberapa rekan di kantor berpindah posisi duduk karena kaget dengan gempa yang mengguncang," kata dia.

Seorang warga Tua Pejat, Patrice Sanene, mengatakan sejumlah warga kaget dengan guncangan gempa bumi tersebut.

Mereka berlari keluar rumah dan menuju daerah ketinggian, untuk mengantisipasi keadaan yang lebih buruk.

"Sampai saat ini belum terlihat kerusakan bangunan akibat gempa, namun warga panik dan terus berada di luar rumah mereka," kata dia.

Baca juga: Pemkab dirikan tenda untuk korban gempa Solok Selatan
Baca juga: Solok Selatan tetapkan masa tanggap darurat gempa 14 hari
Baca juga: 347 bangunan rusak akibat gempa Sumbar

Pewarta : Mario Sofia Nasution
Editor: Desi Purnamawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar