Ini adalah oleh-oleh semoga korban terbantu dan dapat menyenangkan korban bencana gempa dan likuefaksi
Palu (ANTARA) - Ikatan Istri Pimpinan (IIP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memberi 150 paket sembako kepada korban gempa dan likuifaksi Desa Sibalaya Selatan Kecamatan Tanambulava Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Rabu.

"Ini adalah oleh-oleh semoga korban terbantu dan dapat menyenangkan korban bencana gempa dan likuefaksi," kata Ketua Umum IIP BUMN, Eri Imam Apriyanto.

Penyerahan bantuan 150 paket sembako itu dilakukan secara simbolis diserahkan langsung oleh Eri Imam Apriyanto kepada warga huntara Bank Mandiri yang diterima oleh Kepala Desa Simbalaya Selatan, Abdul Gafur dan beberapa warga, di Rumah Dinas Area Operation Manager Bank Mandiri Area Palu, Tata Widyantara.

Eri Imam menyebut bahwa IIP BUMN Indonesia berencana untuk mengunjungi dan melihat langsung kondisi korban bencana gempa dan likuifaksi Desa Sibalaya Selatan, Rabu.
Namun, akui dia, karena dibatasi oleh waktu, ia dan jajarannya harus meninggalkan Kota Palu, pada pukul 16.00 Wita melalui Bandar Udara Mutiara Sis Aljufri, di hari yang sama.
Ketua Umum IIP BUMN, Eri Imam Apriyanto menyampaikan sambutan pada acara penyerahan bantuan 150 paket sembako, di Palu, Rabu. (Antaranews Sulteng/Muhammad Hajiji)

Sebelum menyerahkan bantuan 150 paket sembako, IIP BUMN Indonesia juga membangun satu Kembali Masjid Nurul Huda di Kinta Baru Kelurahan Pengawu, Kota Palu.

Eri Imam berharap agar pada ramadhan tahun 2019 ini, Masjid Nurul Huda dapat digunakan oleh Umat Islam di Kinta Baru dan sekitarnya. Namun, sebut dia, hingga selesai semua pembangunan masjid tersebut, setidaknya membutuhkan waktu pembangunan kurang lebih enam bulan.

Anggaran yang disediakan untuk pembangunan masjid itu, kurang lebih Rp 850 Juta. Anggaran itu tidak hanya untuk fisik bangunan, melainkan juga untuk sarana lainnya seperti karpet dan pengeras suara.

Sementara itu Kepala Desa Sibalaya Selatan Abdul Gafur berterima kasih kepada IIP BUMN Indonesia atas bantuan 150 paket sembako tersebut.

"Saya secara pribadi dan selaku Kepala Desa Sibalaya Selatan bersyukur, Alhamdulillah ini sangat membantu korban bencana," ujar dia.

Abdul Gafur menyebut, bantuan sembako itu dapat meringankan kebutuhan kebutuhan konsumsi rumah tangga bagi korban bencana likuefaksi di wilayahnya.

"Artinya untuk jangka waktu satu atau dua pekan ke depan, kebutuhan konsumsi rumah tangga warga saya bisa terpenuhi dengan sembako ini," kata Abdul Gafur.
 

Pewarta: Muhammad Hajiji
Editor: Masnun
Copyright © ANTARA 2019