Jokowi kenalkan kartu KIP kuliah dan Pra-Kerja

id jokowi lampung, pembagian kip, pilpres 2019

Meskipun cuaca panas terik, tidak menyurutkan antusiasme masa pendukung Jokowi untuk datang ke lokasi. Jokowi sendiri tiba Lapangan Karang Endah, Lampung Tengah pukul 11.00 WIB. (Hendra/Antaranews Lampung)

Bandarlampung (ANTARA) - Calon Presiden Nomor Urut 01, Joko Widodo mengenalkan dua kartu, yakni Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Pra-Kerja kepada pendukungnya pada deklarasi alumni perguruan tinggi dan SMA se-Provinsi Lampung di Lapangan PKOR Wayhalim, Bandarlampung.

"Saya akan bercerita tentang dua kartu yang saya bawa. Ini ada kartu KIP Kuliah dan Kartu Pra-kerja," kata Jokowi di Bandarlampung, Jumat.

Jokowi menjelaskan, kartu KIP untuk kuliah akan diberikan kepada anak-anak yang berprestasi maupun yang tidak, asalkan memiliki niat kuat untuk menimba ilmu ke jenjang selanjutnya.

"Kita akan berikan tahun depan," katanya.

Sedangkan untuk Kartu Pra-Kerja akan diberikan kepada lulusan SMA dan SMK yang belum bekerja di home industri. Setelah memiliki kartu tersebut nantinya akan diberikan insentif honor.

"Dengan kartu ini nantinya bisa di `upgrade` skilnya dan akan di-`training`, baik di luar maupun di dalam negeri," katanya.

Jokowi menambahkan, apa yang telah diberikan ini merupakan suara dari rakyat desa maupun masyarakat di pasar.

"Nanti saya sampaikan dan saya jelaskan ke Disnaker maupun ke sekolah," kata Jokowi.

Capres 01 Joko Widodo mengunjungi Provinsi Lampung dalam rangka deklarasi alumni perguruan tinggi dan SMA se-Provinsi Lampung di Lapangan PKOR Wayhalim, Bandarlampung.

Ribuan alumni dari perguruan tinggi khususnya alumni SMA-SMK se-Provinai Lampung hadir dalam kegiatan tersebut dari yang muda hingga yang tua.

Pilpres 2019 diikuti dua pasangan capres, yaitu no urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin dan no urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Baca juga: Jokowi hadiri deklarasi dukungan petani dan nelayan Lampung

Baca juga: Jokowi ajak masyarakat klarifikasi hoaks dalam deklarasi Lampung Bersatu

Pewarta : Edy Supriyadi
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar