Wagub Sulsel kutuk terorisme di Selandia Baru

id andi sudirman sulaiman,penembakan di masjid

Arsip Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel terpilih Nurdin Abdullah (dua kanan) dan Andi Sudirman Sulaiman (kiri) disaksikan Komisioner KPU Sulsel, Fatmawati (kanan) menunjukkan surat penetapan di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (26/7/2018) malam. KPU Sulsel menetapkan pasangan tersebut sebagai pemenang dengan perolehan 1.867.303 suara atau 43,87 persen, mengalahkan tiga rivalnya pada Pilkada Gubernur 27 Juni 2018 . (ANTARA FOTO/Darwin Fatir)

Makassar (ANTARA) - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengutuk keras aksi terorisme yang menyerang umat Islam saat akan menjalankan ibadah Salat Jumat di Masjid Al Noor dan Masjid Lindwood, kota Christchurch, Selandia Baru, Jumat, pukul 13.40 waktu setempat.

"Saya mengutuk dengan keras aksi teroris yang menembaki umat Islam yang akan menjalankan ibadah di dua masjid di Selandia Baru," ujar Andi Sudirman di Makassar, Jumat.

Terjadi dua insiden penembakan di Masjid Al Noor dan Masjid Lindwood di Kota Christchurch, Selandia Baru, ketika warga Muslim setempat sedang melaksanakan ibadah Salat Jumat di dalam masjid.

Dilaporkan sebanyak 40 korban meninggal dunia dalam insiden ini.

Pihak kepolisian setempat menyebutkan, sudah mengamankan empat orang pelaku penembakan dan masih melakukan investigasi akan motif pelaku.

Kementerian Luar Negeri Indonesia dalam rilisnya mengatakan, Pemerintah Indonesia "mengecam keras" aksi penembakan di Christchurch, Selandia Baru. Dilaporkan, terdapat tiga WNI yang menjadi korban dalam insiden ini.

Pemerintah Indonesia juga berupaya berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk memantau situasi, termasuk dengan menerbangkan Duta Besar Tantowi Yahya dari Wellington ke Christchurch.

"Ini kejahatan kemanusiaan dan perbuatan yang sangat keji," tegas Wagub Sulsel.

Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar