Ribuan peziarah padati Banten Lama usai Lebaran

id serang

Sejumlah warga antre untuk bisa masuk ke makam Sultan Maulana Hasanudin saat ziarah di Kompleks Makam Sultan Banten di Kasemen, Serang, Banten,. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/ama. (ANTARA FOTO/ASEP FATHULRAHMAN)

Serang (ANTARA) - Ribuan peziarah yang datang dari berbagai daerah di wilayah Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Bara hingga Lampung memadati kawasan Banten Lama usai Lebaran 1440 Hijriah untuk berziarah ke makam Sultan Maulana Hasanudin yang menyebabkan terjadi kemacetan kendaraan.

"Kami datang ke sini bersama rombongan untuk berziarah ke makam Sultan Hasanudin," kata Soleh, warga Rumpin, Kabupaten Bogor saat ditemui di Serang, Jumat.

Kunjungan ke Banten Lama dilakukan setelah dua hari Lebaran dan sudah dilakukan sejak lima tahun terakhir, sebab kunjungan ke Banten Lama untuk mengenang perjuangan Sultan Hasanudin sebagai penyiar agama Islam di Provinsi Banten dan Jawa Barat.

Selain berziarah ke makam Sultan Hasanudin, rombongan penziarah juga mendatangi museum situs purbakala  dan naik menara Masjid Agung Banten Lama dengan ketinggian sekitar 100 meter.

"Kami merasa kagum atas perjuangan putra Syarif Hidayattulah untuk menyebarkan agama Islam yang hingga kini berkembang di Tanah Air," katanya.

Begitu juga Suhada, warga Kota Cilegon mengaku dirinya secara rutin, setelah dua hari Lebaran, mendatangi kawasan Banten Lama untuk berziarah ke komplek makam Sultan Maulana Hasanudin.

Ia datang bersama rombongan untuk berziarah juga melihat museum kepurbakalaan pada abad 16 sebagai peninggalan sejarah Sultan Maulana Hasanudin. Pada kesempatan itu mereka juga melihat-lihat koleksi yang dipajang sebagai bukti sejarah di tempat itu. Saat itu masyarakat Banten menggunakan beragam jenis senjata, gerabah, keramik, dan juga koin mata uang kuno.

"Kita memiliki kewajiban untuk berziarah ke Banten Lama karena sosok Sultan Hasanudin sebagai penyebar agama Islam," katanya.

Abdul Kohar, peziarah asal  Warunggunung, Kabupaten Lebak, mengaku datang ke tempat tersebut bersama anggota keluarga untuk berziarah ke makam Sultan Maulana Hasanuddin.

"Ziarah ke Banten Lama yang sudah  lama kami lakukan bersama keluarga. Saya asli putra Banten, tentu melakukan ziarah sudah menjadi tradisi keluarga," ujarnya.

Salah seorang petugas Masjid Agung Banten, Ahmad mengatakan kunjungan berziarah ke makam Sultan Maulana Hasanudin  sudah berlangsung sejak hari Lebaran hingga kini masih memadati kawasan Banten Lama. Pengunjung memadati lokasi ziarah, Masjid Agung,museum,menara hingga taman sekitar Banten Lama.

"Kami memperkirakan dua hari setelah Lebaran kunjungan ke Banten Lama di atas 10.000," katanya.

Berdasarkan pantauan, para peziarah memadati kawasan Banten Lama sejak pagi hingga siang hari.

Akibat kepadatan kendaraan menimbulkan kemacetan di ruas jalan Serang-Kasemen sepanjang empat kilometer terjadi kemacetan,terasuk jalan Kramatwatu menuju Banten Lama.

"Untuk mengatasi kemacetan panjang, petugas kepolisian melakukan buka tutup jalan," katanya Ahmad.
 

Pewarta : Mansyur suryana
Editor: Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar