Peserta Diklatpim II diajak keliling kawasan Banten Lama

id Banten Lama

Sebagian para peserta Diklatpim II berfoto bersama dengan latar belakang menara Masjid Agung Banten Lama dan payung seperti di Masjid Madinah yang dipasang di sekitar halaman Kawasan Wisata Ziarah dan Religi di Banten Lama, Kota Serang. (Mulyana)

Serang (ANTARA) - Peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim II) dari Banten dan dari sejumlah daerah di luar Banten serta kementerian yang mengikuti diklatpim II di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Banten, diajak keliling melihat kawasan eks Kesultanan Banten hasil revitalisasi.

"Sengaja diajak keliling ke Banten Lama untuk melihat lokasi wisata religi di Banten. Mereka juga sudah diajak ke Baduy," kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Banten, Endrawati di Pandeglang, Kamis (1/8).

Di lokasi wisata religi yang sudah direvitalisasi tersebut, Rabu (31/8) sore, para peserta berkeliling dan swafoto serta melakukan ziarah di lokasi pemakaman keluarga Kesultanan Maulana Hasanudin Banten tersebut. Rombongan juga menyempatkan shalat maghrib dan isya di Masjid Agung Banten Lama sebelum dijamu makan malam oleh Gubernur Banten Wahidin Halim.

"Kesan saya kalau ziarah ini mungkin spiritnya Sultan Maulana Hasanudin Banten untuk membangkitkan semangat kita dalam berjuang dan meneladani apa yang sudah dilakukannya," kata H Mahbub Daryanto, salah seorang peserta Diklatpim II dari Kementerian Agama RI saat menyampaikan kesan pesannya ke Gubernur Banten Wahidin Halim.

Sebelumnya Gubernur Banten Wahidin Halim mengajak para pejabat dari luar daerah peserta pendidikan dan pelatihan pimpinan (diklatpim) II untuk mengenali provinsi itu dari berbagai sisi, termasuk mempromosikan sejumlah objek wisata di Banten.

Baca juga: Wisata Banten dipromosikan kepada peserta diklatpim

"Di Banten banyak objek wisata pantai, ada wisata ziarah di Banten Lama, juga bisa datang ke perkampungan suku Baduy," kata Wahidin Halim saat membuka Diklat Kepemimpinan (Diklatipim) II tersebut.

Gubernur Banten mempersilakan para peserta diklatpim jika ada waktu senggang untuk berkeliling Banten, untuk menikmati sejumlah objek di daerah itu.

"Ada juga wisata belanja, silakan datang ke daerah Tangerang. Di situ juga ada tempat pertemuan (convention) yang terbesar. Kalau mau belajar seni debus juga silakan," kata gubernur disambut tawa para peserta.

Gubernur Banten juga berharap para peserta Diklatpim dari sejumlah provinsi dan lembaga nasional tidak kecewa dengan datangnya ke Banten. Ia berharap kesempatan Diklatpim menjadi ajang saling menggali informasi dan pengalaman dan pelatihan juga memberikan perubahan.

Kepala BPSDMD Banten Endrawati mengatakan, peserta Diklatpim II diikuti sebanyak 52 orang pejabat eselon II di antaranya dari Kejagung, Kemenag, Kemenhub, Provinsi Banten sebanyak 12 orang, Kalimantan Barat, Maluku Utara, Merauke, Raja Ampat serta dari sejumlah kabupaten/kota lain di Indonesia.

"Diklatpim ini akan dilaksanakan selama 17 pekan, mulai 23 Juli sampai 15 November 2019 dengan sistem pembelajaran 'on campus dan off campus'," kata Endrawati. 

Pewarta : Mulyana
Editor: Ridwan Chaidir
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar