Jokowi: pembentukan Densus Tipikor masih usulan
Kamis, 19 Oktober 2017 17:52 WIB
Presiden Joko Widodo (ANTARA News/Bayu Prasetyo)
Jakarta (antarasulteng.com) - Presiden Joko Widodo mengungkapkan pembentukan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) di Polri hingga saat ini masih merupakan usulan yang memerlukan pembahasan lebih lanjut.
"Rencana itu masih usulan, pekan depan kami bahas dalam rapat terbatas," kata Presiden Jokowi di Hotel Borobudur Jakarta, Kamis.
Presiden meminta wartawan meminta penjelasan lebih lanjut mengenai rencana itu kepada Menko Polhukam Wiranto. "Lebih lengkap ke Pak Menko Polhukam," kata Jokowi.
Sementara itu mengenai rencana kenaikan cukai tembakau, Presiden Jokowi mengatakan ada banyak pertimbangan dalam menetapkan kebijakan cukai.
"Ada pertimbangan dari sisi petani tembakau, pekerja di pabrik rokok, ada sisi kesehatan, rokok ilegal. Itu itung-itungannya ketemu di situ," katanya.
Sedangkan mengenai kinerja tiga tahun pemerintahannya, Jokowi mempersilahkan masyarakat menilainya.
"Silakan masyarakat yang menilai. Tugas saya bekerja keras mewujudkan yang kita rencanakan," katanya.(skd)
"Rencana itu masih usulan, pekan depan kami bahas dalam rapat terbatas," kata Presiden Jokowi di Hotel Borobudur Jakarta, Kamis.
Presiden meminta wartawan meminta penjelasan lebih lanjut mengenai rencana itu kepada Menko Polhukam Wiranto. "Lebih lengkap ke Pak Menko Polhukam," kata Jokowi.
Sementara itu mengenai rencana kenaikan cukai tembakau, Presiden Jokowi mengatakan ada banyak pertimbangan dalam menetapkan kebijakan cukai.
"Ada pertimbangan dari sisi petani tembakau, pekerja di pabrik rokok, ada sisi kesehatan, rokok ilegal. Itu itung-itungannya ketemu di situ," katanya.
Sedangkan mengenai kinerja tiga tahun pemerintahannya, Jokowi mempersilahkan masyarakat menilainya.
"Silakan masyarakat yang menilai. Tugas saya bekerja keras mewujudkan yang kita rencanakan," katanya.(skd)
Pewarta : Agus Salim
Editor : Rolex Malaha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPK bantah penetapan tersangka Hasto Kristiyanto karena kritik Jokowi
06 February 2025 14:23 WIB, 2025
Terpopuler - Nasional
Lihat Juga
Kantor Berita ANTARA tetap dampingi keluarga Bagus Khoirunas meski pencarian usai
19 September 2026 8:16 WIB