Jakarta (ANTARA) - Petenis No.1 dunia Jannik Sinner siap mencatatkan Career Grand Slam saat tampil dalam Roland Garros tahun ini, setelah memenangi Australian Open 2024 dan 2025, Wimbledon 2025, serta US Open 2024.

Kesiapan tersebut disampaikan Sinner dalam konferensi pers praturnamen ketika banyak pertanyaan muncul mengenai kondisi fisik petenis Italia itu setelah mendominasi rangkaian pertandingan di lapangan tanah liat selama enam pekan terakhir.

"Ini adalah periode yang sangat panjang tetapi sangat positif," kata Sinner yang sedang dalam catatan kemenangan beruntun sebanyak 29 pertandingan sejak Indian Wells pada Maret, dikutip dari ATP, Sabtu.

“Saya beruntung berada di posisi ini. Saya pikir selalu lebih baik berada di posisi di mana Anda menang dan mulai merasa lelah daripada merasa sangat baik tetapi kalah beberapa putaran."

Sinner mengangkat trofi di Monte-Carlo, Madrid, dan Roma, di mana ia juga menyelesaikan Career Golden Masters.

Petenis berusia 24 tahun itu juga kini mencoba menyamai catatan Rafael Nadal sebagai satu-satunya petenis putra yang memenangi ketiga gelar ATP Masters 1000 di lapangan tanah liat dan kemudian merebut trofi Roland Garros dalam musim yang sama.

"Saya mencoba untuk memiliki keseimbangan yang baik sekarang di lapangan latihan. Saya perlu memahami juga kapan harus latihan keras, dan kemudian mudah-mudahan siap untuk pertandingan babak pertama," ujar Sinner.

"Saya pikir kegembiraan juga membantu Anda menemukan lebih banyak energi selama turnamen."

Sinner menjadi petenis Italia pertama yang meraih kemenangan di Roma pekan lalu sejak Adriano Panatta pada 1976. Ia mengungkapkan menghabiskan hari-hari setelah kemenangan di kediaman orang tuanya sebelum tiba di Paris.

"Saya pergi ke rumah orang tua saya selama beberapa hari," kata Sinner.

"Tinggal di sana dan tiba Kamis siang hari di Paris. Saya mencoba untuk sedikit memulihkan diri. Saya masih mencoba untuk pulih dan mudah-mudahan saya akan siap untuk pertandingan babak pertama."

Tahun lalu, Sinner hanya terpaut satu poin dari gelar di Roland Garros, tetapi kalah dari Carlos Alcaraz.

Sinner akan memulai upayanya di Roland Garros dengan melawan petenis wild card Prancis Clement Tabur dan sangat senang bisa kembali ke Paris.

"Ini turnamen yang sangat spesial bagi saya, dan semakin membaik dari tahun ke tahun, dan tahun lalu kami sangat dekat," kata Sinner.

"Tetapi perasaan dan koneksi dengan penonton sangat menyenangkan. Banyak anak-anak, yang sangat saya sukai. Tentu saja saya masih mengingat apa yang terjadi, tetapi tetap saja saya memiliki perasaan yang sangat positif."

Sinner memiliki catatan menang/kalah 36-2 musim ini, dan sedang mengincar trofi keenamnya tahun ini.