Menlu AS Yang Baru Mulai Bekerja
Senin, 4 Februari 2013 6:40 WIB
John Kerry (REUTERS/Kevin Lamarque)
Washington (antarasulteng.com) - John Kerry berbicara dengan presiden Israel, menteri luar negeri
Turki, Kanada dan Meksiko dalam komunikasi telepon pertamanya sebagai
menteri luar negeri Amerika Serikat yang baru, Minggu waktu AS atau
Senin dini hari WIB.
Mantan ketua komisi hubungan luar negeri Senat AS ini sejak Jumat waktu AS lalu resmi menggantikan Hillary Clinton.
Kerry melakukan pembicaraan dengan para pejabat tinggi luar negeri melalui telepon, termasuk dengan Presiden Israel Shimon Peres, kata juru bicara Departemen Luar Negeri, Victoria Nuland seperti dikutip AFP.
Peres mengucapkan selamat kepada Kerry dan memberikan paparan singkat tentang pembentukan pemerintahan baru di Israel serta bertukar pandangan dengan Kerry soal masalah-masalah kawasan, kata Nuland.
Sementara itu, dalam pembicaraan telepon dengan mitranya dari Turki, Kerry mengucapkan terima kasih kepada Menteri Luar Negeri Ahmet Davutoglu "atas kerjasama bilateral yang sangat baik menyusul serangan teroris hari Jumat ke kedutaan besar AS di Ankara."
Sedangkan dengan Menteri Luar Negeri Kanada, Kerry bersepakat bahwa kedua negara akan "bekerjasama erat" dalam berbagai isu, termasuk menjaga kesatuan sikap terhadap Iran dan situasi di Suriah dan Mali. (T008/SKD)
Mantan ketua komisi hubungan luar negeri Senat AS ini sejak Jumat waktu AS lalu resmi menggantikan Hillary Clinton.
Kerry melakukan pembicaraan dengan para pejabat tinggi luar negeri melalui telepon, termasuk dengan Presiden Israel Shimon Peres, kata juru bicara Departemen Luar Negeri, Victoria Nuland seperti dikutip AFP.
Peres mengucapkan selamat kepada Kerry dan memberikan paparan singkat tentang pembentukan pemerintahan baru di Israel serta bertukar pandangan dengan Kerry soal masalah-masalah kawasan, kata Nuland.
Sementara itu, dalam pembicaraan telepon dengan mitranya dari Turki, Kerry mengucapkan terima kasih kepada Menteri Luar Negeri Ahmet Davutoglu "atas kerjasama bilateral yang sangat baik menyusul serangan teroris hari Jumat ke kedutaan besar AS di Ankara."
Sedangkan dengan Menteri Luar Negeri Kanada, Kerry bersepakat bahwa kedua negara akan "bekerjasama erat" dalam berbagai isu, termasuk menjaga kesatuan sikap terhadap Iran dan situasi di Suriah dan Mali. (T008/SKD)
Pewarta :
Editor : Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Brasil tolak perang dagang dengan AS meski terdampak tarif 25 persen
12 February 2025 9:46 WIB, 2025
Rubio: Mengakhiri konflik Ukraina membutuhkan "kerja keras diplomasi"
22 January 2025 9:34 WIB, 2025
Terpopuler - Lintas Jagad
Lihat Juga
PLN UID Suluttenggoresmikan gedung PDKB Otanahauntuk perkuat layanan kelistrikan
28 September 2026 17:25 WIB