
Mendikbud Diminta Dirikan Sekolah Bakat

Surabaya - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Marie Elka Pangestu meminta Mendikbud untuk mendirikan sekolah bakat, seperti sekolah film, musik, kuliner, fashion, dan sebagainya.
"Pendidikan di Indonesia masih banyak mengajarkan hal-hal yang bersifat hafalan, pemikiran yang seragam, belum berani bicara di depan kelas, dan sebagainya," katanya di Surabaya, Jumat.
Didampingi Rektor Universitas Surabaya (Ubaya)Joniarto Parung, ia mengemukakan hal itu di sela-sela peresmian Fakultas Industri Kreatif Ubaya.
"Sekarang, cara berpikir seorang guru harus dibalik, jangan memandang negatif kepada siswa yang pemikirannya berbeda dari kawannya, tidak suka menghafal karena suka musik atau menggambar," katanya.
Oleh karena itu, katanya, sekolah yang mendorong kreasi siswa seperti SMK harus dikembangkan. "Saya memberi masukan ke Mendikbud agar kurikulum SMK juga diarahkan kepada sekolah talenta," katanya.
Sementara itu, pihaknya akan mendukung sekolah talenta dengan menyediakan fasilitas untuk berekspresi, seperti taman budaya, festival, pameran, mal, dan ruang publik lainnya.
Selain sekolah talenta, katanya, Kemendikbud juga mengembangkan pendidikan informal secara masfi, seperti sanggar tari, komunitas seni, dan sebagainya.
"Kalau sumber daya manusia dan iklim untuk berkreasi itu tercipta, maka akan terjadi gelombang industri kreatif yang luar biasa," katanya sambil memuji langkah Ubaya mendirikan Fakultas Industri Kreatif. (E011)
Pewarta :
Editor:
Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
