
Warga Sigi Minta Bulog Segera Salurkan Rastra

Terus terang warga miskin sangat membutuhkan beras subsidi itu. Apalagi harga beras di pasaran di Kabupaten Sigi sejak awal Januari 2016 naik tajam
"Terus terang warga miskin sangat membutuhkan beras subsidi itu. Apalagi harga beras di pasaran di Kabupaten Sigi sejak awal Januari 2016 naik tajam," kata Ny Lolita, warga Desa Dolo, Kabupaten Sigi, Sabtu.
Ia mengatakan bukan hanya beras yang naik, tetapi harga beras jagung juga ikut naik.
Sebelumnya harga beras jagung dijual pedagang di pasar rata-rata Rp5.000/kg, kini sudah mencapai Rp7.500/kg.
Sementara harga beras mencapai Rp11.000/kg dari sebelumnya hanya Rp8.500/kg. "Kenaikannya cukup besar sehingga warga miskin semakin sulit membeli beras," kata dia.
Hal senada juga disampaikan Ny Ros, warga Desa Ranteleda,Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi. Ibu rumah tangga itu juga meminta Bulog untuk secepatnya menyalurkan rastra atau dahulu raskin karena warga miskin sangat membutuhkannya.
Kecamatan Palolo selama ini dikenal sebagai sentra produksi beras terbesar di Kabupaten Sigi. Namun pada musim tanam (MT) kedua pada 2015 petani tidak bisa mengolah sawah, sebab ada perbaikan irigasi.
Petani di wilayah itu, kata dia, baru bisa menanam padi pada MT 2016 ini.
Ia mengatakan di wilayah tersebut petani baru mulai menaman padi.
Berarti, panen baru akan berlangsung pada Mei-Juni mendatang.
Mengingat belum ada panen dan harga beras di pasaran naik cukup tajam, ia berharap rastra untuk jatah Januari-Ferbruari 2016 di Kabupaten Sigi agar segera disalurkan Bulog untuk membantu masyarakat miskin.
Pewarta : Anas Masa
Editor:
Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
