
Negara Barat langgar Hak Negara Lain

Negara-negara Barat telah memanfaatkan pengaruhnya di Dewan Keamanan PBB untuk melanggar hak negara merdeka,".
New York - Presiden Republik Islam Iran Mahmoud Ahmadinejad mengatakan negara-negara Barat telah memanfaatkan pengaruhnya di Dewan Keamanan PBB untuk melanggar hak negara merdeka.
Presiden Iran, yang berada di New York untuk menghadiri Sidang Umum PBB kedelapan, mengkritisi pengenaan sanksi yang dijatuhkan Barat kepada Iran karena program nuklir damainya.
Ia menganggap semua sanksi tersebut sebagai pelanggaran nyata terhadap hak Republik Islam Iran.
Menurut laporan IRNA, pada Senin (24/9) Ahmadinejad menyampaikan pidato berjudul The Rule of Laws dalam sesi Sidang Umum PBB, utamanya mengritik Amerika Serikat, Prancis, dan Inggris dan menekankan bahwa hukum yang diterapkan harus memihak pada setiap negara.
Ia menambahkan, "Bonus diskriminatif, bermain efektif dan peran yang dipaksakan di Dewan Keamanan PBB, dan hak veto hanya untuk sebagian negara, yang sebagian dilucuti keabsahannya, semuanya telah mengubah Dewan Keamanan PBB menjadi organ yang tak mampu menerapkan keadilan internasional, dan peraturan serta keamanan berkesinambungan di tingkat global."
Pemimpin bergilir Gerakan Non-Blok itu menambahkan, "Hari ini kita menyaksikan fakta bahwa sebagian pemegang hak veto bungkam mengenai bom nuklir rejim Zionis, atau mendukungnya, tapi pada saat yang sama mereka menciptakan penghalang di jalan kemajuan ilmu pengetahuan negara lain."
Ahmadinejad mengutuk pengutipan secara keliru dan pemanfaatan Piagam PBB dengan tujuan menghina kesucian umat manusia dan Utusan Allah. Ia mengatakan itu merujuk pada film anti-Islam buatan warga Amerika.
Pewarta :
Editor:
Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
