Logo Header Antaranews Sulteng

Lima pasien suspek cacar monyet dirawat di rumah sakit Moskow

Jumat, 16 Oktober 2026 09:13 WIB
Image Print
Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan pidato dalam Pertemuan Tahunan ke-23 Valdai Discussion Club di Moskow, Rusia, pada 1 Oktober 2026. Forum ini berfokus pada tantangan global utama, hubungan internasional, dan perkembangan regional, serta menghadirkan para ahli dari berbagai negara. ANTARA/Sefa Karacan - Anadolu Agency /pri.

Moskow (ANTARA) - Kementerian Kesehatan Rusia, Kamis (15/10), menyatakan lima orang, yang pernah kontak dengan pasien terinfeksi virus cacar monyet atau monkeypox, dirawat di rumah sakit di Moskow dengan kondisi membaik dan tidak menunjukkan gejala klinis penyakit Mpox.

"Langkah-langkah antisipasi wabah sedang dilaksanakan di Moskow, di mana di antaranya, lima orang yang pernah berkontak dengan seseorang yang diduga terinfeksi Mpox telah dirawat di rumah sakit sebagai tindakan pencegahan," kata Kementerian Kesehatan Rusia di wilayah Moskow kepada RIA Novosti.

Kementerian tersebut menambahkan saat ini para pasien itu telah berada dalam pengawasan dan sampel tes mereka telah diambil.

Kondisi para pasien dinilai baik, tanpa adanya gejala klinis penyakit tersebut. Situasi itu berada di bawah kendali Kementerian Kesehatan Wilayah Moskow.

Sebelumnya, pada April, Kepala Badan Pengawas Hak Konsumen Rusia (Rospotrebnadzor), Anna Popova, menyatakan situasi terkait penyakit Mpox di dunia saat ini cukup memprihatinkan.

Meskipun ada kemungkinan penularan kasus dari luar negeri, Popova mengatakan tidak ada risiko penyebaran di Rusia.

Mpox adalah penyakit virus langka yang berisiko bagi orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah.

Gejala penyakit tersebut meliputi demam, pembengkakan kelenjar getah bening, dan ruam yang berkembang dari bintik-bintik menjadi lepuh dan luka yang pada akhirnya membentuk bekas luka.

Pada kasus ringan, biasanya penyakit Mpox akan sembuh dalam waktu 14 hingga 21 hari.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Pewarta :
Editor: Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026