Kemendikbud jaring bibit unggul bidang sains melalui KSN

id kompetisi sains nasional,KSN,olimpiade sains nasional,bibit unggul

Pelaksana Tugas Kepala Puspresnas Kemendikbud, Asep Sukmayadi, di Jakarta, Ahad (9/8). (ANTARA/HO- Humas Kemendikbud)

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyelenggarakan Kompetisi Sains Nasional (KSN), yang sebelumnya dikenal dengan Olimpiade Sains Nasional (OSN) untuk menjaring bibit unggul bidang sains.

Kegiatan KSN dilaksanakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Pelaksana Tugas Kepala Puspresnas Kemendikbud, Asep Sukmayadi dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa, mengatakan pelaksanaan KSN bertujuan untuk mendorong semangat dan daya juang peserta didik, memfasilitasi bakat dan minat untuk mencapai prestasi terbaik di bidang sains.

Baca juga: OSN ajang jaring prestasi untuk kompetisi internasional

Baca juga: Jateng juara Olimpiade Sains Nasional


"Selain itu, penyelenggaraan KSN juga sebagai penjaringan dan pembinaan kepada calon peserta kompetisi sains tingkat internasional," ujar Asep Sukmayadi.

Dia menambahkan pelaksanaan KSN secara daring merupakan pilihan yang dianggap paling tepat di tengah pandemi COVID-19 yang melanda dunia, termasuk Indonesia.

"Karena pandemi COVID-19 dan pemerintah menerapkan pembatasan sosial, KSN tingkat provinsi ini dilaksanakan menggunakan sistem dalam jaringan atau daring," kata Asep Sukmayadi.

Jumlah peserta KSN SMA tingkat provinsi sebanyak 13.819 peserta dari seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, masih ada satu persen peserta yang belum masuk ke aplikasi. Untuk peserta yang belum masuk ke aplikasi, panitia pusat akan berkoordinasi dengan dinas pendidikan provinsi.

Baca juga: Kepulauan Seribu targetkan wakili Jakarta di Kompetisi Sains Nasional

Asep menjelaskan panitia ingin memastikan semua peserta dapat mengikuti kompetisi secara adil. Jika ada peserta yang terkendala sinyal atau peralatan, panitia tetap mengupayakan agar mereka bisa mengikuti KSN, misalnya dengan sistem luring.

Pelaksanaan KSN dengan sistem daring baru pertama kali dilaksanakan. Kemendikbud berharap orang tua dapat bekerja sama untuk mengawasi anak-anaknya agar jujur dalam berkompetisi.

KSN tingkat provinsi untuk jenjang SMA dilaksanakan secara daring dari tanggal 9 hingga 15 Agustus 2020.

Peserta KSN mengerjakan soal-soal yang diujikan secara daring dengan gawai yang terhubung ke internet. Bidang lomba dalam KSN meliputi sembilan bidang, yaitu Matematika, Fisika, Kimia, Informatika/Komputer, Biologi, Astronomi, Ekonomi, Kebumian, dan Geografi.

Baca juga: Menteri agama buka Kompetisi Sains Madrasah Nasional

Peserta KSN tingkat provinsi adalah siswa SMA/sederajat yang telah ditetapkan sebagai pemenang KSN tingkat kabupaten/kota oleh Kepala Dinas atau Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi. Dari pelaksanaan seleksi tingkat provinsi ini, akan dijaring peserta KSN tingkat pusat.

Siswa melakukan ujian secara daring melalui alamat URL http://sma.pusatprestasinasional.kemdikbud.go.id/ksn/.

Pewarta : Indriani
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar