Polisi selidiki motif pria melompat di Tunjungan Plaza Surabaya

id pria lompat TP,polisi surabaya,tunjungan plaza

Polisi selidiki motif pria melompat di Tunjungan Plaza Surabaya

Petugas mengevakuasi jenazah korban di Tunjungan Plaza Surabaya, Senin (08/03/2021) malam. (ANTARA/Didik Suhartono)

Surabaya (ANTARA) - Aparat kepolisian menyelidiki motif seorang pria yang melompat dari lantai dua ke lantai dasar di pusat perbelanjaan Tunjungan Plaza 1 Surabaya, Senin.

"Dugaan kami sementara korban sengaja melompat dengan tujuan bunuh diri, sebab aksinya terekam CCTV. Tapi kami masih menyelidikinya lebih lanjut," ujar Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Tegalsari Surabaya Inspektur Polisi Satu (Iptu) I Made Gede Sutayana saat dikonfirmasi.

Berdasarkan rekaman kamera CCTV tersebut, korban terlihat naik pagar pembatas, lalu melompat menghadap ke belakang.

Baca juga: Petugas TransJakarta dan polisi gagalkan pemuda mau bunuh diri

"Sandal satunya menyangkut di pagar, dan satunya masih dikenakan korban," ucapnya.

Saat terjatuh di lantai dasar, korban menimpa seorang pengunjung bernama Ramadhan Ali Syahputra, warga Ngagel Surabaya yang saat itu sedang berbelanja bersama teman wanitanya.

Korban Ramadhan Ali Syahputra segera mendapatkan penanganan medis, sedangkan korban jatuh dipastikan meninggal dunia.

Saat dilakukan olah tempat kejadian perkara, kata dia, polisi tidak menemukan identitas korban.

Baca juga: Polisi Blitar selidiki temuan sekeluarga diduga bunuh diri

Di lokasi kejadian, polisi hanya menemukan dompet berisi uang Rp382 ribu dan satu unit ponsel.

"Upaya kami saat ini akan menyelidiki identitas pelaku. Di saku pakaiannya juga tidak ditemukan karcis parkir kendaraan," katanya.

Sementara itu, setelah peristiwa tersebut polisi langsung mengevakuasi korban dan memintai keterangan beberapa saksi di lokasi.

Petugas juga meminta pengunjung tidak mendekat ke titik lokasi dan korban meninggal dunia dibawa ke kamar jenazah RSUD dr Soetomo Surabaya.

Baca juga: Istri reaktif COVID-19, Suami di Bogor bunuh diri

Pewarta : Fiqih Arfani/Hanif Nashrullah
Editor: Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar