Warga 2 nagari zona merah Pesisir Selatan diminta Shalat Id di rumah

id zona Merah covid

Warga 2 nagari zona merah Pesisir Selatan diminta Shalat Id di rumah

Bupati Pesisir Selatan Rusma Yul Anwar (Antara/HO-Humas Pemkab Pessel)

Painan (ANTARA) - Dua nagari di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, berstatus zona merah COVID-19 sehingga warganya tidak direkomendasikan melaksanakan Shalat Idul Fitri 1442 H di lapangan, masjid dan mushalla.

"Di Pesisir Selatan terdapat dua nagari yang berstatus zona merah, yakni Painan, Kecamatan IV Jurai, dan Gurun Panjang Selatan, Kecamatan Bayang," kata Bupati Pesisir Selatan Rusma Yul Anwar di Painan, Rabu.

Menurut dia, dalam upaya menghindari kerumunan yang tidak terkendali yang berpotensi menjadi pemicu meningkatnya paparan COVID-19, maka masyarakat di dua nagari tersebut direkomendasikan Shalat Idul Fitri di rumah masing-masing.

Baca juga: Dua orang lagi warga Pesisir Selatan meninggal akibat COVID-19

Ia menyampaikan khusus di Painan, total paparan COVID-19 berjumlah 22 kasus, sementara di Gurun Panjang Selatan berjumlah enam kasus.

"Hal tersebut berdasarkan pemetaan kasus positif periode 25 April - 11 Mei 2021 oleh Satuan Tugas Penanganan COVID-19 kabupaten," ujarnya.

Sementara nagari lainnya, yang penyebaran COVID-19 berstatus zona oranye, kuning dan hijau dibolehkan melaksanakan Shalat Idul Fitri di lapangan, masjid dan mushalla.

Baca juga: Empat warga Pesisir Selatan meninggal akibat COVID-19 dalam sepekan

Nagari dengan zona oranye berjumlah sembilan nagari, kuning 29 nagari dan sisanya 142 nagari berzona hijau, Kendati demikian pelaksanaan Shalat Idul Fitri tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Kebiasaan menjaga jarak, menggunakan masker, serta mencuci tangan mesti terus dipertahankan," katanya.

Baca juga: Pernah positif, Bupati Pesisir Selatan batal divaksin COVID-19

Ia mengatakan secara keseluruhan instruksi dimaksud telah disebar ke sejumlah pejabat di daerah setempat mulai dari tingkat kabupaten hingga nagari melalui surat dengan nomor : 100 / 83 / STC-19 / V / 2021.

"Agar informasi ini merata Ketua KAN se Pesisir Selatan, organisasi kemasyarakatan lainnya, hingga niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, pemuda, dan generasi milenial juga masuk daftar alamat surat," katanya.

Baca juga: Tujuh pasien COVID-19 di Pesisir Selatan sembuh
 

Pewarta : Miko Elfisha
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar