Nono Sampono kagumi perjuangan AM Fatwa

id am fatwa,am fatwa meninggal,teladan am fatwa

Foto diri AM Fatwa. (wikipedia.org)

Jakarta (ANTARA News) - Wakil Ketua DPD, Nono Sampono, mengagumi dan menghormati perjuangan politisi senior AM Fatwa yang semasa hidupnya kerap memperjuangkan demokrasi dan hak azasi manusia.

"AM Fatwa seorang negarawan yang sebahagian besar hidupnya didedikasikan sebagai pejuang demokrasi dan HAM. Saya sangat kagum dan menghormati perjuangan serta keteladanan beliau yang kebetulan pernah sebagai prajurit Marinir," ujar Sampono, melalui pesan singkat, di Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan, perjuangan Fatwa sebagai pejuang demokrasi dan HAM cukup panjang. Fatwa pernah menjabat sebagai anggota sekaligus pimpinan DPR dan MPR.

Karena perbedaan prinsip politiknya, Fatwa pernah dipenjara pemerintah Orde Baru. Sebagai misal, dia menjadi sekretaris Petisi 50, suatu organisasi berkarakter politik berisikan para tokoh pensiuanan militer dan polisi, budayawan, politik, yang kerap mengkritik keras arah pembangunan Orde Baru.

Sampono mengatakan, Fatwa wafat dalam keadaan sedang bertugas sebagai anggota DPD daerah pemilihan DKI Jakarta serta menjabat ketua Badan Kehormatan DPD.

Dia mendoakan seniornya itu khusnul khotimah, diampuni segala kekhilafan serta diberikan tempat terbaik disisi Tuhan. Fatwa meninggal di usia 78 tahun Kamis pagi di RS MMC, Jakarta, saat tengah menjalani perawatan atas sakit kanker hati yang diderita.

"Selamat jalan Senior AM Fatwa," kata dia.

Pewarta : Rangga Jingga
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar