Jokowi dinilai telah lakukan pembangunan berkelanjutan

id joko widodo,pembangunan berkelanjutan

Presiden Joko Widodo saat berpidato dalam Prenary Session Annual Meeting IMF-WB 2018. (Hanni Sofia)

Jakarta (ANTARA News) - Presiden Joko Widodo dinilai telah mampu menunjukan bahwa Indonesia telah melakukan pembangunan berkelanjutan dan peduli terhadap pembangunan desa, di pertemuan IMF-Bank Dunia yang baru saja berakhir.

Ketua Bidang Kerjasama Antar Lembaga Badan Pengurus Nasional Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (ALMISBAT), Iwan Sulaiman Soelasno, dalam keterangannya di Jakarta, Senin, mengatakan dalam pertemuan internasional tersebut Jokowi telah menegaskan kepada rakyat Indonesia bahwa dirinya sangatlah berkomitmen pada pembangunan berkelanjutan yang diusungnya sejak menjabat Presiden.

Misalnya, katanya, pembangunan infrastruktur yang merupakan penopang bagi ekonomi yang berkelanjutan. Selain penyediaan infrastruktur, Iwan menilai kebijakan Jokowi dalam pembangunan desa merupakan bagian dari model pembangunan berkelanjutan ala Jokowi, yaitu dana desa sebagai amanat dari UU Desa.

"Kami bangga dana desa dan Produk Unggulan Kawasan Pedesaan (Prukades) menjadi topik pembahasan di Forum IMF - Bank Dunia, bahkan mendapat apresiasi yang tinggi dari peraih Nobel Ekonomi, Joseph Stiglitz", ujarnya.

Ia juga mengatakan, ketimpangan ekonomi dapat menjadi kendala bagi pembangunan berkelanjutan.

Sebagai pemimpin yang merakyat, Iwan menambahkan bahwa Jokowi telah sungguh-sungguh berupaya menekan ketimpangan dan kesenjangan.

Hasilnya, dalam laporan index penurunan ketimpangan yang dirilis Oxfam dan Development Finance International, Indonesia mendapat pujian dalam upaya mengatasi ketimpangan ekonomi.

Bahkan, Indonesia jauh lebih baik dari Singapura, yang dinilai buruk dalam mengatasi ketimpangan ekonomi negaranya.

Karena itu, tegas Iwan, ALMISBAT optimis Pemerintahan Jokowi yang menargetkan hanya ada 42 daerah tertinggal di 2019 dapat tercapai.

Kerja nyata Jokowi pada pembangunan berkelanjutan juga nampak pada kebijakannya yang akan fokus pada pembangunan manusia di 2019.

"Peringkat Indeks Pembangunan Manusia Indonesia pada tahun depan akan jauh lebih baik", ujarnya.

Baca juga: Indonesia prakarsai pertemuan ASEAN dorong pembangunan berkelanjutan

Baca juga: Presiden Jokowi ajak dunia hentikan masa kelam perekonomian global

Baca juga: IMF tegaskan Indonesia punya kapasitas dorong pertumbuhan ekonomi

Baca juga: IMF-WB puji pesan Jokowi soal ancaman kompetisi negara maju

 

Pewarta : Unggul Tri Ratomo
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar