Satu orang hilang akibat longsor di Semarang

id Longsor,Sungai sendang pring,Korban hilang

ilustrasi banjir, ilustrasi genangan, ilustrasi hujan, ilustrasi longsor (ANTARA News / Insan Faizin Mub)

Semarang (ANTARA News) - Satu orang dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor yang menggerus bantaran Sungai Sendang Pring di Pudakpayung, Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin.

Kepala Basarnas Jawa Tengah Aris Sofingi mengatakan korban diketahui bernama Sri Murtini warga Villa P4A Blok D, Kelurahan Pudakpayung, Banyumanik.

"Arus menggerus bantaran sungai hingga bangunan yang ada di atasnya ikut longsor," katanya.

Menurut dia, korban diduga tertimpa longsoran atau hanyut terbawa arus sungai.

Dari pencarian di sepanjang arus sungai sejauh tiga kilometer, kata dia, tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Pencarian yang dilakukan tim gabungan difokuskan pada longsoran yang diduga terjadi akibat curah hujan yang tinggi beberapa waktu terakhir.

"Pencarian difokuskan pada titik longsor dengan menggunakan alat penyemprot air," katanya.

Hingga Senin petang, kata dia, korban belum ditemukan dan pencarian akan dilanjutkan pada Selasa (12/2) pagi.

Baca juga: Dalam 10 hari terjadi 16 kali longsor di Kuningan
Baca juga: BPBD Yogyakarta: tingkatkan kewaspadaan potensi talut longsor

Pewarta : Immanuel Citra Senjaya
Editor: Desi Purnamawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar