Petuah untuk CPNS baru Kemenag Riau

id Kemenag Riau,cpns,sk

Dokumentasi - Petugas KemenkumHAM Riau mengukur tinggi badan peserta pada proses verifikasi dokumen dan pengukuran tinggi badan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) KemenkumHAM Riau di Pekanbaru, Riau, Senin (11/9/2017). (ANTARA FOTO/Rony Muharrman)

Kota Pekanbaru (ANTARA) - Sebanyak 142 CPNS Kanwil Kemenag Riau menerima SK Calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2018 yang untuk selanjutnya mereka sudah bisa mengabdi sebagai aparatur negara setelah mendapatkan pembekalan sebagai ASN.

"Sebelum SK CPNS tersebut dibagikan, perlu dipastikan kepada seluruh tim yang sudah berjibaku siang malam untuk meneliti dalam menyelesaikan SK tersebut. Cek kembali jangan sampai ada satu SK pun yang salah, kalau memang masih ada kesalahan juga akan diperbaiki kembali," kata Kepala Kanwil Kemenag Riau, Mahyudin di Pekanbaru, Jumat.

Menurut dia, Kemenag Riau menjadi yang ke-empat setelah DKI Jakarta dan beberapa universitas yang telah menyerahkan SK CPNS di seluruh Indonesia.

Kita berterima kasih kepada tim Kepegawaian karena sudah bekerja maksimal hingga lembur sampai jam 12 malam untuk menyelesaikan tugas negara ini.

"Saya berharap 142 CPNS dari peserta total 4.741 Kemenag Riau yang beruntung ini untuk bersyukur atas nikmat yang telah diterima sebagai CPNS Kemenag Riau, apalagi penyerahan SK bertepatan dengan puasa Ramadhan 1440 H," katanya.

ASN Kemenag yang baru jangan cepat berpuas diri, kata Mahyudin lagi, dengan apa yang diperoleh sekarang, jangan pula hanya karena sekedar pelarian, tidak lulus di tempat lain maka memilih Kemenag sebagai alternatif saja.

Selain itu Kakanwil juga mengingatkan terkait visi dan misi Kementerian Agama yang wajib diketahui oleh CPNS, khususnya segala yang berhubungan tugas dan fungsi pokok masing masing CPNS sesuai bidang dan satuan kerjanya nanti.

"Kalau ini saja tidak diketahui, jangan sampai batal menjadi PNS. Visi dan Misi Kementerian Agama Provinsi Riau yaitu terwujudnya masyarakat Riau yang taat beragama, andal, rukun, cerdas dan mandiri," katanya.

Ia menjelaskan kedua visi dan misi ini CPNS Kemenag Riau wajib tahu dan hapal. Motto ikhlas beramal yang dimiliki Kemenag harus menjadi tuntunan dalam setiap langkah gerak CPNS selama menjalankan tugas. Selain itu mutu dan pelayanan ASN kepada masyarakat bisa dicapai bila mampu bekerja dengan tulus dan ikhlas.

"Niatkan karena ibadah, dalam mengabdi kepada masyarakat dan negara ini, apapun institusinya, pokoknya, Insyaallah dari kerja tulus dan ikhlas, kita mendapat nilai ibadah. Gaji pun dapat dari negara, di sinilah istimewanya pegawai Kemenag ketimbang lembaga dan institusi lain," katanya.

CPNS juga penting mengetahui dan memahami kode etik Kemenag dan lima nilai budaya kerja Kemenag yakni integritas, inovasi, tanggungjawab, profesional dan ketauladanan, harus menjadi pakaian CPNS dan PNS di lingkungan Kemenag dalam menjalankan tugas.

Jadikan tauladan dan tiru pegawai yang super dan terbaik dalam menjalankan tugas ditempat tugas masing masing, jangan melihat kepada pegawai yang tidak punya etos kerja, meskipun pegawai baru tunjukkan bahwa kita bisa bekerja dengan baik sesuai regulasi.

Erizon Ketua Panitia CPNS Kemenag Riau mengatakan, baru tahap I dan 142 SK CPNS yang diserahkan, sisa lainnya pada tahap kedua nanti sebanyak 97 orang lagi.

Sebanyak 142 CPNS itu yakni 3 orang untuk Kanwil Kemenag Riau, Pelalawan 1 orang, dan Rohil 4 orang, Kuansing 4 orang, Siak 4 orang, Dumai 6 orang, Kep Meranti 11 orang, Inhu sebanyak 12 orang, Rohul 12 orang, Bengkalis 12 orang, Kampar 18 orang dan Inhil 25 orang, Pekanbaru 30 orang.

Untuk tahap ke dua sebanyak 97 orang nanti untuk Kanwil tidak ada, hanya Pelalawan 3 orang, Rohil 4 orang, 3 orang untuk Kuansing, Siak 1 orang, Dumai 6 orang, kep Meranti 10 orang, Inhu 6 orang, Rohul 7 orang, Bengkalis 13 orang, Kampar 15 orang, Inhil 13 orang dan Pekanbaru 16 orang.*

Baca juga: 523 CPNS Pemkab Tulungagung terima SK pengangkatan bupati

Baca juga: Empat atlet berprestasi NTB terima SK CPNS Kemenpora


 

Pewarta : Frislidia
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar