Jamu Diusulkan Jadi Warisan Dunia
Senin, 15 Juli 2013 14:05 WIB
Bar jamu di Temanggung, Jawa Tengah (FOTO ANTARA/Anis Efizudin)
Jakarta (antarasulteng.com) - Jamu asal Indonesia diusulkan untuk mendapat pengakuan dunia
sebagai warisan budaya asli Tanah Air ke Organisasi Pendidikan, Ilmu
Pengetahuan dan Kebudayaan (UNESCO), kata pendiri Museum Rekor
Dunia-Indonesia (Muri), Jaya Suprana.
"Kami sudah membicarakan dan membahas hal ini dengan pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," ujarnya di Jakarta, Rabu.
Ia mengemukakan, pihaknya terus memperjuangkan agar jamu-jamu yang berakar dari budaya asli masyarakat Indonesia memperoleh pengakuan dunia sebagai warisan kebudayaan dunia dari UNESCO.
Apalagi, kata dia, sejak dahulu, setiap daerah di Indonesia memiliki jamu sendiri-sendiri sehingga tingkat keragamannya sangat tinggi.
"Jamu ini menunjukkan keberadaban bangsa kita karena setiap bangsa yang beradab pasti mempunyai jamu sehingga ini pantas untuk dijadikan warisan budaya dunia," katanya.
Menurut Jaya Suprana, jamu asal Indonesia tidak ada tandingannya di dunia hanya saja rasa kepemilikan dan kebangsaan bangsa Indonesia sendiri masih sangat rendah terhadap jamu tradisional.
"Kalau dibandingkan dengan China, kita lebih unggul terutama dari sisi keberagaman. Cuma kalahnya dari sisi kebanggaan nasional kita yang masih rendah," katanya.
Ia menambahkan, untuk mewujudkan jamu sebagai warisan dunia, maka perlu keterlibatan aktif semua pemangku kepentingan baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah hingga seluruh kalangan masyarakat.
"Kami sudah membicarakan dan membahas hal ini dengan pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," ujarnya di Jakarta, Rabu.
Ia mengemukakan, pihaknya terus memperjuangkan agar jamu-jamu yang berakar dari budaya asli masyarakat Indonesia memperoleh pengakuan dunia sebagai warisan kebudayaan dunia dari UNESCO.
Apalagi, kata dia, sejak dahulu, setiap daerah di Indonesia memiliki jamu sendiri-sendiri sehingga tingkat keragamannya sangat tinggi.
"Jamu ini menunjukkan keberadaban bangsa kita karena setiap bangsa yang beradab pasti mempunyai jamu sehingga ini pantas untuk dijadikan warisan budaya dunia," katanya.
Menurut Jaya Suprana, jamu asal Indonesia tidak ada tandingannya di dunia hanya saja rasa kepemilikan dan kebangsaan bangsa Indonesia sendiri masih sangat rendah terhadap jamu tradisional.
"Kalau dibandingkan dengan China, kita lebih unggul terutama dari sisi keberagaman. Cuma kalahnya dari sisi kebanggaan nasional kita yang masih rendah," katanya.
Ia menambahkan, untuk mewujudkan jamu sebagai warisan dunia, maka perlu keterlibatan aktif semua pemangku kepentingan baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah hingga seluruh kalangan masyarakat.
Pewarta : Hanni Sofia
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Manchester City cuma punya stok dua bek tengah saat jamu Southampton
18 September 2021 9:36 WIB, 2021
Terpopuler - Wisata & Budaya
Lihat Juga
Pepadi Apresiasi Wali Kota Bandarlampung lestarikan budaya Indonesia
23 February 2020 11:31 WIB, 2020
Potensi rugi akibat berkurangnya wisman China mencapai 2,8 miliar dolar
13 February 2020 17:24 WIB, 2020
Wapres dorong dunia pariwisata dapat berinovasi sikapi dampak corona
10 February 2020 16:03 WIB, 2020