Yogyakarta Masih Memikat
Selasa, 23 Juli 2013 14:30 WIB
Keraton Yogyakarta (FOTO ANTARA/Noveradika)
Yogyakarta (antarasulteng.com) - Daerah Istimewa Yogyakarta masih menjadi pilihan kunjungan
wisatawan baik dari mancanegara maupun nusantara, kata Ketua Yayasan
Widya Budaya Widi Utamingsih.
"Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan salah satu destinasi wisata favorit bagi wisatawan. Meskipun banyak daerah tujuan wisata yang menarik di Indonesia. Yogyakarta memiliki banyak keunggulan dibandingkan destinasi wisata lain di negeri ini," kata Widi Utamingsih di Yogyakarta, Sabtu.
Menurut dia, potensi wisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) cukup beragam dan tidak kalah dengan daerah lain. Hanya saja promosi wisata DIY harus dibenahi oleh para pemangku kepentingan pariwisata di daerah ini.
"Daerah tujuan wisata lain di negeri ini berlomba-lomba mempromosikan potensi wisatanya.Jika DIY kurang dalam mempromosikan potensi wisatanya maka dikhawatirkan peluang kunjungan wisatawan akan berkuranng,"kata Widi Utaminingsih yang yayasannya begerak dalam studi pengembangan budaya dan pariwisata berbasis potensi lokal.
Ia mengatakan sejumlah wisatawan mancanegara yang ditemuinya saat berkunjung ke DIY selama ini menyatakan rasa kagum dengan potensi pariwisata Yogyakarta. Mereka mengatakan jika objek wisata daerah ini tidak hanya Keraton Ngayogyakrto, Candi Prambanan dan Malioboro tapi ternyata masih banyak objek wisata lain yang menarik dikunjungi termasuk pusat kerajinan tradisional.
"Alasan mereka berkunjung ke DIY di antarnya adalah kenyamanan dan keamanan yang kondusif serta objek wisata yang beragam,"kata Widi Utaminingsih. (H008)
"Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan salah satu destinasi wisata favorit bagi wisatawan. Meskipun banyak daerah tujuan wisata yang menarik di Indonesia. Yogyakarta memiliki banyak keunggulan dibandingkan destinasi wisata lain di negeri ini," kata Widi Utamingsih di Yogyakarta, Sabtu.
Menurut dia, potensi wisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) cukup beragam dan tidak kalah dengan daerah lain. Hanya saja promosi wisata DIY harus dibenahi oleh para pemangku kepentingan pariwisata di daerah ini.
"Daerah tujuan wisata lain di negeri ini berlomba-lomba mempromosikan potensi wisatanya.Jika DIY kurang dalam mempromosikan potensi wisatanya maka dikhawatirkan peluang kunjungan wisatawan akan berkuranng,"kata Widi Utaminingsih yang yayasannya begerak dalam studi pengembangan budaya dan pariwisata berbasis potensi lokal.
Ia mengatakan sejumlah wisatawan mancanegara yang ditemuinya saat berkunjung ke DIY selama ini menyatakan rasa kagum dengan potensi pariwisata Yogyakarta. Mereka mengatakan jika objek wisata daerah ini tidak hanya Keraton Ngayogyakrto, Candi Prambanan dan Malioboro tapi ternyata masih banyak objek wisata lain yang menarik dikunjungi termasuk pusat kerajinan tradisional.
"Alasan mereka berkunjung ke DIY di antarnya adalah kenyamanan dan keamanan yang kondusif serta objek wisata yang beragam,"kata Widi Utaminingsih. (H008)
Pewarta :
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pepadi Apresiasi Wali Kota Bandarlampung lestarikan budaya Indonesia
23 February 2020 11:31 WIB, 2020
Terpopuler - Wisata & Budaya
Lihat Juga
Pepadi Apresiasi Wali Kota Bandarlampung lestarikan budaya Indonesia
23 February 2020 11:31 WIB, 2020
Potensi rugi akibat berkurangnya wisman China mencapai 2,8 miliar dolar
13 February 2020 17:24 WIB, 2020
Wapres dorong dunia pariwisata dapat berinovasi sikapi dampak corona
10 February 2020 16:03 WIB, 2020