Jenazah Kris Biantoro Dikremasi Kamis

Rabu, 14 Agustus 2013 12:46 WIB

Jakarta (antarasulteng.com) - Jenazah artis senior Kris Biantoro rencananya akan dikremasi di krematorium Oasis Lestari, Tangerang, pada Kamis (15/8) pagi.

Putra sulung pembawa acara Dansa Yo Dansa di TVRI itu, Invianto, mengatakan ayahanda menghembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 13.30 wib di kediamannya, saat tengah tertidur di depan sangkar-sangkar burung kesayangannya.

"Beliau duduk, lalu ketiduran dan kebablasan (meninggal). Saat itu tidurnya memang miring, mungkin menahan (serangan) jantung," katanya.

Diceritakan Invianto, selain mengidap sakit ginjal sejak puluhan tahun lalu, kondisi jantung pelantun tembang "Mungkinkah" itu memang sudah tidak optimal. Sehingga kemungkinan besar serangan jantung adalah penyebab kematiannya.

"Turun naik tangga juga sudah tidak kuat, tiap kali naik harus langsung istirahat lama sebelum naik lagi," ungkapnya.

Jenazah pria kelahiran Magelang, 17 Maret 1938 itu dikenal tak hanya sebagai presenter, tetapi juga sebagai aktor, penyanyi dan pencipta lagu.

Pewarta : Ade Irma Junida
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2026

Terkait

Lagu Koes Hendratmo Iringi Kremasi Kris Biantoro

15 August 2013 13:38 Wib, 2013
Terpopuler

AMSI Sulteng perkuat peliputan isu lingkungan lewat pelatihan jurnalis

Humaniora - 08 January 2026 18:20 Wib

Mahathir Mohamad dikabarkan dilarikan ke rumah sakit usai terjatuh

Lintas Jagad - 06 January 2026 11:09 Wib

KPK buka peluang panggil Rieke Diah Pitaloka di kasus Ade Kuswara

Polhukam - 06 January 2026 11:10 Wib

Polda panen jagung di lahan 12,5 hektare dukung ketahanan pangan

Ekonomi Dan Keuangan - 08 January 2026 18:21 Wib

Pemerintah pertimbangkan bikin aturan polisi pakai kamera badan

Polhukam - 06 January 2026 11:12 Wib