Polda panen jagung di lahan 12,5 hektare dukung ketahanan pangan

id Polda Sulteng ,Panen jagung ,Kapolda Sulteng ,Ketahanan pangan ,Sulawesi Tengah

Polda panen jagung di lahan 12,5 hektare dukung ketahanan pangan

Kapolda Sulteng Irjen Pol. Endi Sutendi dan jajaran forkopimda Sulteng melaksanakan panen jagung kuartal IV secara simbolis di Palu, Kamis (8/1/2025). ANTARA/HO-Humas Polda Sulteng

Palu (ANTARA) - Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) melaksanakan panen jagung Kuartal IV Tahun 2025 di lahan seluas 12,5 hektare di Kota Palu untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.

Kegiatan panen jagung tersebut dilaksanakan di Jalan Padanjakaya, Kelurahan Pengawu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Kamis, yang merupakan bagian dari kegiatan panen jagung serentak yang digelar secara nasional.

Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol. Endi Sutendi mengatakan bahwa kegiatan panen jagung tersebut merupakan hasil sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat petani dalam mengoptimalkan potensi pertanian lokal.

“Panen serentak ini adalah bukti nyata sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat petani. Kami berharap hasil ini dapat memberikan kontribusi positif bagi stabilitas pangan di Sulawesi Tengah,” katanya.

Ia mengatakan kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial rutin, melainkan bagian dari langkah konkret Polri dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah.

Upaya ini, kata dia, merupakan bentuk dukungan terhadap kemandirian pangan agar masyarakat tidak hanya bergantung pada pasokan luar daerah, tetapi mampu mengoptimalkan potensi lokal yang ada.

Berdasarkan data Polda Sulteng, total luas lahan jagung yang dipanen Polda Sulteng bersama jajaran mencapai 12,5 hektare dengan estimasi hasil produksi sekitar 31,25 ton.

Hasil panen tersebut diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan stok pangan, khususnya komoditas jagung di Sulawesi Tengah.

Selain itu, Kapolda mengharapkan melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, upaya penguatan ketahanan pangan dapat terus berlanjut serta memberikan dampak ekonomi bagi petani lokal di Sulawesi Tengah.

Pewarta :
Editor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.