Pet Shop Boys Guncang Jakarta

Minggu, 18 Agustus 2013 13:02 WIB

Jakarta (antarasulteng.com) - Pet Shop Boys menghujani  penonton dengan laser di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Sabtu malam.

Begitu penonton masuk ke tempat konser, mereka disuguhi video yang memuat sosok dua kepala, perlambang duo Neil Tennant (vokal) dan Chris Lowe (keyboard).

Sambil menikmati seni visual berikutnya, sepasang penari dan hiasan rumus matematis, penonton berkenalan dengan "Axis", single dari album terbaru duo beraliran new wave itu, "Electric" yang keluar bulan lalu.

Tennant dan Lowe tahu cara memperkenalkan single baru mereka.

Sebagian penonton masih awam dengan lagu baru mereka sehingga "Axis" yang menonjolkan musik elektronik dengan repetisi lirik "electric energy" mampu membawa penonton menikmati lagu mereka.

Tirai video grafis pun jatuh dan menampilkan sosok duo asal London, Inggris yang mengenakan kostum unik. Tennant dan Lowe sama-sama mengenakan kostum serba hitam dengan hiasan bak sayap di kedua sisi lengan.

Sejak awal pertunjukan, penonton dimanjakan video yang diputar di layar belakang. Tak hanya menikmati lantunan vokal khas Neil Tennant ketika membawakan "Fugitive", "Opportunities", dan "One More Chance", penonton juga menikmati visual art yang menampilkan garis dan titik yang mengingatkan pada peranti keras komputer.

Memasuki lagu "I Wouldn't Normally Do This Kind of Thing", penonton tersentak dengan penampilan dua penari yang memakai topeng kepala kerbau bertanduk. Neil dan Chris pun muncul dengan menggunakan topeng serupa.

Penampilan Pet Shop Boys dalam "Electric Tour" ini memang menggabungkan musik dan konsep visual. Seni visual Pet Shop Boys tidak hanya berhenti di situ, decak kagum penonton terdengar ketika lagu "I'm Not Scared". Laser berwarna hijau ditembakkan dari panggung hingga ke dinding paling belakang Plenary Hall sehingga menimbulkan titik-titik hijau. Sejenak, penonton pun memalingkan kepala mereka ke belakang untuk melihat pantulan sinar laser itu.

Sejak lagu itu, sorotan lampu warna-warni tak hentinya memenuhi area konser. Hijau, biru, merah, menghiasi panggung saat mereka membawakan "Suburbia", "Flourescent", dan "Somewhere". Para penari pun tak hanya mengenakan topeng kerbau. Ada kalanya mereka menari di dalam kotak dengan topeng bulat tanpa wajah. Di lagu lain, mereka mengenakan kostum seperti dedaunan berwarna perak.

Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2026

Terkait

Para korban longsor di Bali dalam penanganan medis

09 September 2024 7:21 Wib, 2024

Tips memilih baju musim kemarau dari Tokopedia

14 May 2024 8:40 Wib, 2024

GoTo targetkan migrasi TikTok-Tokopedia selesai 1,5 bulan lagi

29 February 2024 8:53 Wib, 2024

Kaleidoskop - Transformasi ekonomi UMKM yang diusik predatory pricing

15 December 2023 7:05 Wib, 2023

Penutupan TikTok Shop lindungi produk UMKM Indonesia

09 October 2023 5:14 Wib, 2023
Terpopuler

Realisasi pendapatan daerah Sulteng per November Rp18,83 triliun

Ekonomi Dan Keuangan - 01 January 2026 16:36 Wib

Media Belanda sebut Jordi Cruyff sepakat jadi direktur teknik Ajax

Humaniora - 29 December 2025 8:11 Wib

Zelenskyy: "10 persen" lagi perang Rusia-Ukraina akan berakhir

Lintas Jagad - 01 January 2026 17:24 Wib

Gol Archie Gray menangkan Tottenham Hotspur 1-0 atas Crystal Palace

Humaniora - 29 December 2025 8:13 Wib

Jadwal Liga Spanyol diwarnai derbi Barcelona

Humaniora - 01 January 2026 17:25 Wib