Syal Opick Laku Rp15 Juta

Minggu, 13 Oktober 2013 14:39 WIB

Batam (antarasulteng.com) - Syal milik penyanyi religius Aunur Rofiq Lil Firdaus alias Opick laku Rp15 juta dalam lelang barang yang dilaksanakan saat Konser Kemanusiaan untuk Mesir yang akan disumbangkan kepada warga Mesir di Batam.

Pimpinan DPRD Batam, Aris Hardy Halim, adalah penawar tertinggi sekaligus pemilik baru syal itu setelah melalui proses lelang yang agak panjang lantaran banyaknya peminat di Batam, Sabtu (12/10)

Opick membuka harga awal Rp5 juta untuk syalnya, dan kemudian ditawar dengan harga kian tinggi.

Selain syal, Opick juga melelang dua baju dan satu mukena. Masing-masing barang itu laku terlelang senilai Rp15 juta.

"Ini mukena yang saya belikan untuk istri. Dan, sudah diiklaskan istri untuk disumbangkan untuk Mesir," kata Opick.

Anggota DPRD Batam yang membeli mukena warna ungu itu, Ricky Indrakari, menyatakan: "Saya pilih mukena, karena tidak mungkin saya beli baju Opick pasti kebesaran."

Ricky mengatakan, iklas membeli mukena Rp15 juta untuk disumbangkan kepada warga Mesir yang tengah mengalami krisis kemanusiaan dan demokrasi.

"Ini bentuk perhatian kami kepada warga Mesir. Sebenarnya buat saya menyumbang ya tidak harus melalui lelang, diam-diam saja, tapi karena dipanggil ke panggung, saya pilih mukena," katanya.

Mukena itu, kata Ricky akan diberikan kepada istrinya untuk digunakan sehari-hari.

Selain itu, dua baju Opick dibeli anggota DPRD Batam yang lain, Ricky Syolihin dan Sukaryo, masing-masing Rp15 juta.

Pewarta : YJ Naim
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2026

Terkait

Awali 2021, Syal modis dari rumah mode Barli Asmara

21 January 2021 7:00 Wib, 2021
Terpopuler

AMSI Sulteng perkuat peliputan isu lingkungan lewat pelatihan jurnalis

Humaniora - 12 jam lalu

Mahathir Mohamad dikabarkan dilarikan ke rumah sakit usai terjatuh

Lintas Jagad - 06 January 2026 11:09 Wib

KPK buka peluang panggil Rieke Diah Pitaloka di kasus Ade Kuswara

Polhukam - 06 January 2026 11:10 Wib

Polda panen jagung di lahan 12,5 hektare dukung ketahanan pangan

Ekonomi Dan Keuangan - 12 jam lalu

Pemerintah pertimbangkan bikin aturan polisi pakai kamera badan

Polhukam - 06 January 2026 11:12 Wib