Suhu Kutub Utara Capai Titik Terpanas

Jumat, 25 Oktober 2013 15:02 WIB

Jakarta (antarasulteng.com) - Penelitian terbaru menunjukkan suhu rata-rata musim panas di Kutub Utara Kanada selama abad ini merupakan mencapai titik tertinggi dalam 44.000 tahun terakhir, bahkan mungkin 120.000 tahun.

"Intinya, betapa tak terkira pemanasan Kutub Utara Kanada," kata Gifford Miller, peneliti di University of Colorado, dalam pernyataan bersama dengan jurnal Geophysical Researcher Letters, yang mempublikasikan studi Miller dan koleganya pekan ini.

"Studi ini menunjukkan pemanasan yang kami lihat di luar variabel alami yang diketahui, dan mestinya ini akibat peningkatan gas rumah kaca di atmosfer," katanya seperti dikutip laman LiveScience.

Studi ini merupakan studi pertama yang menunjukkan bahwa pemanasan Kutub Utara saat ini melebihi masa puncak panas saat masa Holosen yang bermula sekitar 11.700 tahun lalu.

Selama masa "puncak" pemanasan Kutub Utara, radiasi surya sekitar sembilan persen lebih besar dari saat ini, demikian menurut studi itu.

Miller dan koleganya menaksir suhu Kutub Utara dengan melihat gelembung-gelembung gas yang terjebak dalam inti es yang diambil dari daerah itu, yang memungkinkan para ilmuwan merekonstruksi suhu masa lalu dan tingkat curah hujan.

Mereka menyandingkannya dengan penanggalan radiokarbon pada rumpun lumut yang diambil dari tudung es yang mencair di Pulau Baffin, Kanada.

Analisis mereka menunjukkan bahwa tumbuhan itu terjebak dalam es selama setidaknya 44.000 tahun, atau mungkin selama 120.000 tahun.

Data-data yang diperoleh menunjukkan suhu di daerah itu tidak pernah sepanas itu selama, mungkin 120.000 tahun.

Kutub Utara mengalami pemanasan selama sekitar seabad. Tapi pemanasan signifikan belum mulai terjadi sampai tahun 1970an, kata Miller.

"Dan sungguh dalam 20 tahun terakhir sinyal pemanasan dari daerah itu sungguh menakjubkan," katanya.

"Seluruh Pulau Baffin meleleh, dan kami memperkirakan semua tudung es pada akjirnya akan menghilang, bahkan tanpa pemanasan tambahan sekalipun," katanya.

Pewarta :
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2026

Terkait

PB Alkhairaat kirim santri ikuti MKQ internasional di Wajo

30 September 2025 19:14 Wib

Kanada beli hanggar dekat lanud NORAD agar tidak dimiliki China, Rusia

10 July 2024 13:58 Wib, 2024

Rusia Bentuk Komando Militer di Kutub

18 February 2014 9:02 Wib, 2014

Makanan Beruang Kutub Tercemar

25 September 2013 11:05 Wib, 2013

Fosil Unta Ditemukan di Kutub Utara

08 March 2013 9:23 Wib, 2013
Terpopuler

Perempuan berperan penting dalam sejarah perbaikan bangsa

Humaniora - 19 January 2026 19:58 Wib

Sigi realisasikan 66 unit bantuan RTLH 2025

Humaniora - 21 January 2026 20:43 Wib

Pertamina-Pemprov Sulteng perkuat stok BBM jelang Ramadhan

Dua Wilayah Sigi mulai panen raya padi Februari mendatang

Ekonomi Dan Keuangan - 19 January 2026 19:59 Wib

Gubernur Sulteng tekankan pentingnya pengawasan ilegal fishing

Ekonomi Dan Keuangan - 21 January 2026 21:03 Wib