Jakarta (ANTARA) - Di tengah masa pandemik COVID-19 yang memaksa masyarakat tetap berada di rumah, masih ada kalangan yang membutuhkan alat mobilitas sepeda motor untuk mencari nafkah atau kebutuhan lainnya.

Kendati penjualan turun selama periode pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan dampak ekonomi dari COVID-19, namun sepeda motor automatic (matik) second atau bekas dengan harga terjangkau tetap dilirik.

"Jualan motor bekas harga Rp8 jutaan ke atas nyaris susah," kata Muslim, pedagang motor bekas di kawasan Cileungsi, Jawa Barat, Kamis.

"Tapi yang murah meriah, di bawah Rp5 juta atau Rp4 jutaan, tetap ada pembelinya. Sekarang saya makan dari penjualan yang itu," kata Muslim, pemilik Muslim Motor Seken yang sebelumnya bekerja sebagai pegawai bank itu.

Ia menjelaskan kalangan yang masih membutuhkan motor bekas antara lain korban PHK yang beralih menjadi ojek, pengantar barang, usaha kelontong, dan ibu rumah tangga.

"Dua bulan ini, jelang puasa, ada 6 motor laku untuk ibu-ibu. Isi waktu di rumah sambil jualan makanan. Makanannya diantar pakai motor," kata dia,

Berikut sejumlah model motor bekas dengan harga Rp4 jutaan:

Honda BeAT Honda BeAT karburator (ANTARA/Wikimedia Commons)

Honda merupakan salah satu sepeda motor matik dengan harga jual lumayan tinggi. Namun BeAT model pertama, yang masih menggunakan karburator konvensional bisa ditemukan dengan harga Rp4 juta hingga Rp6 jutaan.

"Honda BeAT versi karburator tahun 2009-2010 banyak dicari orang. Kondisi layak dengan surat lengkap pun sudah ada yang Rp5 jutaan," Muslim.

Mio Smile dan Sporty

Yamaha Mio Smile menjadi salah satu model motor matik bekas dengan harga ramah kantong dengan model yang masih trendy untuk masa sekarang. Mio Smile model tahun 2009-2011 bisa ditemukan dengan harga Rp4 jutaan.

Sedangkan model yang lebih lawas, yakni Mio Sporty, bisa didapatkan dengan harga Rp4 jutaan ke bawah.

"Kemarin, surat lengkap Mio Sporty laku Rp3,8 juta dengan kondisi apa adanya. Model Mio Smile masih di atas Rp4jutaan, surat lengkap, kondisi layak," kata Hamdan, penjual lain di kawasan Cileungsi.



Vario

Sama seperti BeAT, Honda Vario versi karburator juga memiliki harga jual yang terjangkau. Model yang tersedia dengan harga Rp4 jutaan antara lain keluaran tahun pertama 2006 hingga 2009.

"Vario karburator ada yang Rp3,5 jutaan. Tapi peminatnya tidak banyak karena motornya sudah dari tahun 2006. Usianya sudah 14 tahun, konsumen takut motornya banyak jajan," kata Hamdan.

Suzuki Skydrive dan SkyWave

Suzuki Skydrive pertama kali muncul pada 2009 sebagai penantang Honda Vario. Di pasar motor bekas, skutik jenis ini bisa ditemui dengan harga di bawah Rp3-4 jutaan.

Sedangkan Suzuki SkyWave bisa dijual di bawah Rp3 jutaan.

"Matiknya Suzuki juga ada pembelinya. Tapi tidak banyak. Biasanya mereka yang sangat butuh motor murah dengan harga di bawah Vario atau Mio," kata Muslim.

Honda Spacy

Skutik multifungsi dengan keunggulan bagasi yang luas ini tersedia di pasar motor bekas dengan harga rata-rata Rp5 jutaan untuk model tahun 2011.

"Tapi ada juga yang jual Rp4 jutaan, tergantung kondisi untuk Spacy keluaran tahun pertama," kata Hamdan.

Mio Soul

Yamaha Mio versi bongsor, atau Mio Soul tipe karburator tahun 2007 sampai 2009 bisa ditemukan dengan harga jual Rp3 juta hingga Rp5 juta.

"Uniknya, Mio Soul rentang harganya lebar. Yang Rp3 jutaan ada, yang jual Rp5 jutaan ke atas juga ada. Bodinya yang besar jadi daya tarik tersendiri," kata Muslim.

"Jika Mio Soul mulus dengan body memakai Mio MX, dan surat lengkap, masih ada yang mau Rp6 jutaan," kata dia.

Xeon

Meski peminatnya tak banyak, namun Yamaha Xeon bisa menjadi opsi bagi Anda yang mencari motor matik dengan harga terjangkau.

"Biasanya anak muda yang cari. Harga tipe pertama tahun 2010 Rp4-5 jutaan," kata Hamdan.

Spin
Suzuki Spin (2006-2011) yang kini posisinya di pasar digantikan Suzuki Nex menjadi sepeda motor denga harga jual paling terjangkau di pasar motor bekas.

Skutir mungil bermesin 115cc itu bisa ditemukan dengan harga Rp2-3 jutaan saja.

"Kondisi lengkap, Spin Rp3 jutaan," kata Hamdan.


 

Pewarta : Alviansyah Pasaribu
Uploader : Sukardi
Copyright © ANTARA 2024