Mahindra & Mahindra Ltd akan jual SsangYong Motors
Minggu, 21 Juni 2020 15:38 WIB
Mahindra akan jual SsangYong Motors (REUTERS)
Jakarta (ANTARA) - Pabrikan otomotif Korea Selatan, SsangYong Motors akan dilepas oleh induk perusahaan asal India, Mahindra & Mahindra Ltd yang saat ini menguasai 74,65 persen saham pada perusahaan yang fokus pada produk sport utility vehicle (SUV).
Mahindra sudah memberi sinyal untuk melepas SsangYong sejak pekan lalu.
Hal itu diketahui setelah Direktur Pelaksana, Pawan Goenka mengatakan SsangYong membutuhkan investor baru dan Mahindra akan mendukung tujuan itu.
Dilansir Yonhap, Sabtu (19/6), Wakil Direktur Pelaksana Mahindra, Anish Shah mengatakan perusahaan India itu tidak akan menjadi pemegang saham terbesar jika ada investor lain yang mau membeli saham pengendali untuk SsangYong.
SsangYong Motor mengalami penurunan penjualan yang disebabkan kekurangan model baru.
Keputusan Mahindra yang tidak mau menyuntikkan lebih banyak modal kepada SsangYong membuat pabrikan Rexton dan Tivoli itu tidak memiliki banyak opsi untuk keluar dari krisis.
Mahindra pada awal tahun ini pernah berencana untuk memberikan modal 230 miliar won untuk SsangYong dalam tiga tahun ke depan, jika mendapat persetujuan dari dewan.
Namun dewan direksi menentang rencana investasi itu pada April karena pandemi COVID-19 mempengaruhi seluruh lini penjualan otomotif.
Mahindra sudah memberi sinyal untuk melepas SsangYong sejak pekan lalu.
Hal itu diketahui setelah Direktur Pelaksana, Pawan Goenka mengatakan SsangYong membutuhkan investor baru dan Mahindra akan mendukung tujuan itu.
Dilansir Yonhap, Sabtu (19/6), Wakil Direktur Pelaksana Mahindra, Anish Shah mengatakan perusahaan India itu tidak akan menjadi pemegang saham terbesar jika ada investor lain yang mau membeli saham pengendali untuk SsangYong.
SsangYong Motor mengalami penurunan penjualan yang disebabkan kekurangan model baru.
Keputusan Mahindra yang tidak mau menyuntikkan lebih banyak modal kepada SsangYong membuat pabrikan Rexton dan Tivoli itu tidak memiliki banyak opsi untuk keluar dari krisis.
Mahindra pada awal tahun ini pernah berencana untuk memberikan modal 230 miliar won untuk SsangYong dalam tiga tahun ke depan, jika mendapat persetujuan dari dewan.
Namun dewan direksi menentang rencana investasi itu pada April karena pandemi COVID-19 mempengaruhi seluruh lini penjualan otomotif.
Pewarta : Alviansyah Pasaribu
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Poso Energy bantu 50 sak semen untuk pembangunan sarana olahraga SMAN 1 Pamona Utara
28 January 2026 12:36 WIB
Peringati bulan K3 Nasional, keselamatan adalah budaya kerja DSLNG bukan sekadar prosedur
13 January 2026 10:24 WIB
Kalibrasi kompetensi guru dan pelajar SMK, AHM gelar festival vokasi Satu Hati 2026
03 December 2025 14:14 WIB
Veda dan Ramadhipa siap tutup musim 2025 dengan hasil gemilang di Valencia
24 November 2025 10:29 WIB
Terpopuler - Advetorial/Rilis
Lihat Juga
Poso Energy bantu 50 sak semen untuk pembangunan sarana olahraga SMAN 1 Pamona Utara
28 January 2026 12:36 WIB
Peringati bulan K3 Nasional, keselamatan adalah budaya kerja DSLNG bukan sekadar prosedur
13 January 2026 10:24 WIB
Kalibrasi kompetensi guru dan pelajar SMK, AHM gelar festival vokasi Satu Hati 2026
03 December 2025 14:14 WIB
Unismuh Palu berdayakan masyarakat Donggala lewat inovasi Biolarvasida daun cengkeh
23 November 2025 10:22 WIB